Monday, November 1, 2010

Tim & Mary coffee table

Tim & Mary coffee table Bedroom Design, Decorating ideas, Decorating Wall Unit, Decoration
Tim Mary by Pierre Lescop is a decorative coffee table that besides letting you chit chat with your friends while you enjoy your favorite cuppa coffee enhances the lushness of the room it is placed in! Folded glass and painted beautifully (based on the Baroque theme), designer’s tact of playing with the formal code has resulted into the beautiful coffee table for contemporary homes.
click here for more-joel
Tim & Mary coffee table Bedroom Design, Decorating ideas, Decorating Wall Unit, Decoration
Tim & Mary coffee table Bedroom Design, Decorating ideas, Decorating Wall Unit, Decoration

Sunday, October 31, 2010

'Hidup Sederhana' di Rumah yang Berkecukupan


astudioarchitect.com 'Hidup Sederhana' atau 'simple living' adalah sebuah gaya hidup yang sangat menarik, agak berseberangan dengan gaya hidup modern yang semakin lama semakin glamour, gaya 'hidup sederhana' ini memberikan alternatif cara hidup dalam rumah, sangat murah bahkan cenderung tanpa biaya, meminimalkan biaya operasional dalam rumah tangga. Dilatar belakangi oleh kondisi hidup di perkotaan yang makin tidak manusiawi, banyak orang merasa tidak nyaman hidup dalam kebutuhan akan barang dan makanan yang terus-menerus, mengandalkan gaya hidup yang boros, pergi ke restoran mahal atau supermarket hanya untuk membeli makanan atau dipandang sebagai 'orang mampu', tapi dibalik itu kehilangan makna hidup. Selain itu makin banyak orang yang di PHK, kekurangan makanan, serta kualitas hidup menurun, karena gaya hidup dan makanan yang tidak sehat.

'Hidup Sederhana' di Rumah yang Berkecukupan



foto atas: by Katie@! on Flickr. Under CC lisence.


Timbulnya gaya 'Hidup Sederhana' atau Simple Living dipicu oleh keinginan untuk hidup sederhana dengan kemampuan sendiri, misalnya dalam hal-hal berikut:

Dibandingkan bekerja dalam perusahaan atau kapital yang besar, lebih baik bekerja secara mandiri dirumah dengan sistem Small Office Home Office (SOHO)

Memiliki usaha sendiri yang dijalankan dirumah yang mengandalkan kemampuan sendiri seperti usaha jasa atau menjual produk yang dibuat sendiri merupakan cara mandiri untuk keluar dari sistem bekerja yang konvensional kepada perusahaan atau pemerintah. Usaha sendiri sangat dianjurkan bagi Anda yang ingin hidup mandiri tanpa tergantung perusahaan atau negara, dengan kelebihan berupa tidak di PHK dan tidak tergantung kebijakan yang bisa merugikan Anda, seperti bekerja dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore. Banyak orang menyisakan sebagian area rumah untuk kantor atau tempat kerja mandiri seperti workshop kerajinan, bengkel, atau tempat produksi barang dan jasa. Memiliki usaha sendiri atau pekerjaan yang mudah dicapai dari rumah bisa menghemat atau menghilangkan biaya untuk transportasi yang makin mahal sekaligus mengurangi kesibukan jalan kota.

Minimalkan penggunaan energi seperti listrik dan bensin dengan cara menggunakan alat-alat yang digunakan manual dan bukan listrik.

Beberapa mesin yang tidak dibutuhkan bisa digantikan dengan peralatan yang lebih hemat energi, sebagai contoh: bersepeda lebih sehat daripada menggunakan mobil. Minimalkan penggunaan mesin atau peralatan elektronika yang membutuhkan banyak energi listrik sehingga tagihan listrik lebih kecil. Hal ini bukan tentang berapa banyak uang yang kita miliki, tapi tentang sebuah gaya hidup yang lebih sehat.

Menumbuhkan kebun-kebun rumah yang bisa menghasilkan tanaman untuk dimakan, obat, dan bisa dijual

Menumbuhkan tanaman kebuh dewasa ini mungkin agak sulit karena kita bukan petani, tapi akan sangat membantu bila kita tidak harus membeli sayuran atau buah dari pasar, tapi langsung mengambil dari kebun sendiri. Caranya tentunya dengan menanam sendiri tumbuhan sayur dan buah tersebut. Tanaman yang bisa ditanam di area rumah dan menghasilkan aneka buah dan sayur misalnya:

- pisang
- mangga
- jambu biji
- jambu air
- kelengkeng
- arbei
- belimbing
- anggur

- kenikir
- bayam
- kemangi
- lombok
- kangkung
- paprika
- dsb.


Foto oleh J.G. in S.F. on Flickr. Under CC lisence.

Memang tanaman-tanaman sayur dan buah kebanyakan bukan tanaman hias yang lumayan elok dipandang, tapi merupakan tanaman dengan fungsi hidup yang memberi kita sayur dan buah gratis, disamping itu membuat kita makin sehat dengan aktivitas berkebun dan melihat yang hijau-hijau disekitar rumah :) Sayuran organik yang tanpa pestisida juga sangat sehat bagi tubuh kita. Seperti diketahui sayuran dan buah yang dijual di pasar selalu menggunakan pestisida yang beracun bagi tubuh. Sayuran yang ditanam sendiri memang sering kadang terserang hama tapi tanpa pestisida dengan dibersihkan secara manual akan lebih sehat daripada belanja sayur dan buah di pasar.


Memelihara hewan ternak sebagai peliharaan

Ini mungkin termasuk tantangan terbesar bagi mereka yang ingin ‘Hidup Sederhana’ yaitu memelihara hewan ternak seperti ayam dan bebek. Bila poin-poin diatas terasa agak mudah, maka khusus poin ini agak berat, karena hewan ternak sering diasosiasikan dengan hewan yang kurang indah dan kandangnya jorok dan bau. Tapi bila Anda memilih untuk memelihara hewan seperti ayam untuk telur dan daging, bila berhasil maka cara ini menghemat pengeluaran untuk membeli telur dan daging.

Gunakan air dengan bijak.

Dengan menghemat dari membeli air untuk berbagai keperluan, maka kita bisa menghemat lebih. Cara yang bisa dilakukan antara lain:

- Menggunakan air bekas cucian atau mandi untuk menyiram tanaman, dalam hal ini tentu hibungannya dengan sabun atau detergen yang digunakan harus rendah fosfat agar bisa dipakai menyiram tanaman, dan bio-degradable yaitu bisa diurai dengan mudah secara alami. Beberapa merk detergen itu bio-degradable dan lainnya tidak, tapi untuk mencari yang rendah fosfat itu sangat jarang atau mungkin belum ada. Akibatnya air cucian tidak bisa dipakai menyiram tanaman. Alternatif seperti menggunakan buah lerak (atau disebut juga: klerek) untuk mencuci baju akan sangat membantu.

- Menggunakan air hujan yang ditampung untuk menyiram tanaman, mencuci kendaraan, atau keperluan lain sehingga tidak membeli air dan bisa menghemat air. Tong penyimpan air hujan atau tandon bawah bisa digunakan untuk menyimpan air hujan.



Apakah Anda punya tips hidup sederhana lain yang bisa ditambahkan?

________________________________________________

by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Merancang musholla di rumah kita

astudioarchitect.com Sejumlah orang memiliki mushola di dalam maupun di luar rumahnya. Seberapa penting kehadiran mushola di dalam rumah? Musholla termasuk penting sebagai tempat beribadah yang meningkatkan keimanan penghuni rumah. Artikel ini merupakan tanya jawab tentang musholla, dan di bagian bawah terdapat artikel yang dimuat di Koran Sindo berdasarkan wawancara dengan saya.

Apa yang perlu dipertimbangkan untuk mendesain  mushola di rumah? Ruang musholla pada dasarnya sebuah ruang yang menghadap kiblat, karena itu perlu dipertimbangkan letak pintu, arah kiblat dan ukuran panjang dan lebar ruangan agar nyaman. Letak dari musholla bisa berada dekat dengan ruang keluarga agar mudah dijangkau seluruh keluarga, atau agak terpisah sehingga tidak terganggu dengan aktivitas lain, sesuai dengan keinginan dari penghuni. Ukuran minimal untuk dimensi orang sholat per orangnya kira-kira 60x100 cm sehingga dari ukuran dimensi manusia ini bisa dilihat seberapa banyak anggota keluarga yang bisa sholat berjamaah. Adakalanya jumlah yang bisa sholat menyesuaikan tempat, namun bila musholla baru bisa dirancang menurut kebutuhan berapa orang yang bisa sholat.

foto: by hophoptuing


Perihal posisi untuk mushola, Bagaimana pertimbangan dalam menentukannya? Musholla bisa diletakkan dekat dengan area ruang bersama seperti ruang keluarga, beberapa klien saya memilih seperti itu sehingga saat sholat tiba, aktivitas lain seperti melihat TV bisa dihentikan sebentar untuk sholat bersama, berarti keluarga ini sangat menghormati waktu sholat. Untuk pilihan dipisahkan dari ruang lain, biasanya merupakan pilihan agar lebih khusu’ terutama jauh dari aktivitas yang bisa mengganggu seperti anak bermain, melihat TV/ mendengar musik di ruang entertainment, dan sebagainya. Pilih letak yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Bagaimana ketinggian plafonnya? Ketinggian plafonnya bisa sama atau berbeda, kadang tergantung dari kondisi yang ada, misalnya plafon yang tinggi bisa memberi kesan lebih luas dan lapang. Plafon rendah juga bisa menambah kesan keintiman dalam ruangan.

Bagaimana meletakkan tempat wudhu yang tepat? Tempat wudhu sebisa mungkin berdekatan dengan musholla, sehingga tidak mengganggu ruang lainnya, karena setelah wudhu, biasanya kulit basah, atau memakai sandal basah, sehingga air bisa terciprat atau membasahi lantai di ruang lain. Tempat wudhu bisa diberi bagian bawahnya dengan batu koral, pasangan frame besi dengan kisi2 besi untuk meniriskan air di sandal, dan air bekas wudhu harus bisa cepat disalurkan agar tidak menggenang.

Furnitur dan interior yang sebaiknya diletakkan dalam musholla? Tidak ada furniture yang harus diletakkan, tapi bisa memakai semacam meja panjang atau meja pendek-pendek lesehan untuk keperluan membaca Al-Qur’an. Hiasan yang bisa dipakai adalah kaligrafi, lukisan bergaya islami, bisa juga dari jendela dengan kaca patri dengan motif yang islami juga. Penutup lantai yang baik bisa disesuaikan dengan kebutuhan saat sholat kita bertelanjang kaki sehingga lantai kayu, parket, atau keramik bisa digunakan. Sebaiknya menggunakan perbedaan jenis penutup lantai dengan lantai lainnya dan diangkat sedikit dari lantai lainnya.

DALAM KORAN SINDO:

MEMILIKI ruang khusus sebagai tempat ibadah di sekitar rumah memang kerap dilakukan banyak orang. Misalnya, musala yang bertujuan meningkatkan keimanan si pemilik rumah beserta anggota keluarga.

Menurut arsitek Probo Hindarto, sebelum membangun musala, banyak hal yang harus diperhatikan. Pertama, perhatikan ukuran atau dimensi dari ruangan tersebut. Hal tersebut penting karena si pemilik rumah perlu mempertimbangkan letak pintu, arah kiblat, serta ukuran panjang dan lebar ruangan agar nyaman.


photo by Alphadesigner

Letak dari musala bisa berada dekat dengan ruang keluarga agar mudah dijangkau seluruh keluarga atau agak terpisah sehingga tidak terganggu dengan aktivitas lain.

“Biasanya untuk letak yang cocok disesuaikan dengan keinginan penghuni,” tambahnya.

Selanjutnya, musala bisa diletakkan dekat dengan area ruang bersama. “Beberapa klien saya memilih seperti itu supaya saat waktu salat, aktivitas lain seperti melihat TV bisa dihentikan sebentar untuk salat bersama,” kata Probo.

Alasan lain, agar jauh dari aktivitas yang bisa mengganggu salat. Maka itu, sebaiknya pilih letak yang paling sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Sementara untuk ukurannya, kata Probo, minimal untuk dimensi orang salat per orangnya kira-kira 60x100 cm.

Jadi, dari ukuran dimensi manusia ini bisa dilihat seberapa banyak anggota keluarga yang bisa salat berjamaah. Adakalanya jumlah yang bisa salat menyesuaikan tempat, namun musala baru bisa dirancang menurut kebutuhan berapa orang yang bisa salat.

Lantas bagaimana dengan ketinggian plafonnya, Probo, pengasuh website astudioarchitect.com mengatakan, ketinggian plafon bisa sama atau berbeda dengan ruang-ruang yang ada di dalam rumah. Malah, terkadang bergantung pada kondisi yang ada. Semisal,bagi ruang yang lahannya minim, bisa saja menggunakan plafon yang tinggi.

Agar mendapatkan kesan lebih luas dan lapang. Kasus lain, ada juga penghuni yang menginginkan plafon dirancang rendah supaya menambah kesan keintiman setiap orang yang ada di dalam ruangan.

Sementara untuk penutup lantainya, Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan saat salat. Seperti lantai kayu, parket, atau keramik bisa digunakan.

“Sebaiknya menggunakan perbedaan jenis penutup lantai dengan lantai lainnya dan diangkat sedikit dari lantai lainnya,” imbuh Probo.

Begitu pun saat memilih pencahayaan yang tepat untuk musala. Pencahayaan bisa dibuat dramatis. Misalnya, dengan menggunakan lampu sorot atau spotlight. Namun, banyak juga yang memilih menggunakan lampu general atau umum mengingat untuk salat kita tidak perlu pencahayaan yang macam-macam.

Perihal warna, Probo menyarankan, lebih baik menggunakan warna-warna netral atau warna yang memiliki asosiasi dengan warna islami, seperti warna hijau yang lembut agar tidak mengganggu kekhusyukan beribadah.

Selanjutnya, perhatikan juga letak tempat wudu. Menurut Probo, tempat wudu sebisa mungkin berdekatan dengan musala agar tidak mengganggu ruang lainnya. Biasanya, setelah wudu kulit menjadi basah atau si pengguna memakai sandal basah sehingga air bisa terciprat atau membasahi lantai di ruang lain.

“Tempat wudu bisa diberi bagian bawahnya dengan batu koral, pasangan frame besi dengan kisi-kisi besi untuk meniriskan air di sandal, dan air bekas wudu harus bisa cepat disalurkan agar tidak menggenang,” saran Probo.


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Beautiful Contemporary Wooden House Interior Design

This is One of the Beautiful Contemporary Wooden House Interior Design.This House located Near an ocean.this House Design Beautiful place Near by Mountains.This House Being Surrounding by Nuture the House is made wood which match with Natures Very Nice.This wooden House is Designed by K_M Architektur.This wooden House Interior is Designed in minimalist styles. 













Beautiful Outdoor Halloween Decorating Ideas

This is very useful how have been interested Outdoor Halloween Decorations.We have collect the most beautiful Halloween Decorations Pictures to help you to create a perfect ambience of this fun holiday.Below you can see as simple items use for Halloween Decoations.there lot example of most popular Halloween decoration.