Tuesday, July 27, 2010

Bop Window

Sebuah jendela gudang dengan bentuk 'Bop window'.
astudioarchitect.com Dari berbagai jenis jendela yang ada dan dikenal, terdapat jenis jendela yang cukup unik. Jendela tersebut adalah jendela bundar yang disebut "Bop Window". Bentuk dari jendela ini bundar dengan beberapa macam jenis bukaan, menjadikan jenis bentuk jendela ini menjadi tren baru dalam arsitektur rumah tinggal dan bangunan. Satu 'Bop Window' pada tampilan desain rumah bisa membuat tampilan rumah menjadi makin menarik dengan satu unsur geometri bundar, karena biasanya rumah-rumah jaman sekarang lebih banyak menggunakan geometri kotak-kotak. 

Of the various types of existing window which are known, there is a quite unique window type, the round window called "Bop Window". This circular shape of the window with several different types of openings, making this kind window shape becomes a new trend in architecture of houses and buildings. One 'Bop Window' on home design view can make a house look more attractive with a circular geometric elements, because usually houses today use more box geometry.



'Bop Window' pada intinya merupakan bentuk jendela dengan frame bundar, bukan kotak seperti biasa yang bisa dibuat dengan frame/bingkai beton, kayu, atau material lainnya. Karena bentuknya yang bundar, Bop Window tidak bisa dibuat dari bahan yang pabrikan seperti alumunium, tapi bisa dibuat dari besi yang dilengkungkan. Berikut ini contoh-contoh Bop Window dengan berbagai bentuk dan materialnya:

Jendela Bop window untuk kitchen set 

Selain untuk tampilan depan rumah, Bop window juga bisa digunakan untuk elemen interior seperti kitchen set, furniture, dan sebagainya sebagai elemen jendela. Seperti terlihat pada gambar diatas, adalah bentuk jendela Bop window yang diaplikasikan pada kitchen set, memberikan sentuhan baru pada kitchen set yang biasa saja. 

Bop window dipadukan dengan bingkai dalam dari kayu.

Untuk mengaplikasikan jendela Bop window ini cukup sederhana, kita hanya perlu membuat satu jendela pada desain rumah yang berbentuk bundar, tapi memang sebaiknya tidak lebih dari dua buah jendela bop window karena bentuk jendela ini sangat khas dan langsung tertangkap oleh mata begitu melihatnya, disebabkan oleh bentuk lengkung yang merupakan bentuk yang jarang digunakan. 


Bop Window biasanya memiliki karakteristik sebagai berikut:
- Bentuk bundar dengan pinggiran yang tebal, bisa dibuat dari pekerjaan semen dan beton, atau dari kayu. 
- Bagian dalam bisa diberi frame/bingkai jendela, bisa juga tidak diberi seperti contoh jendela gudang diatas, atau lubang dinding dibawah ini
- Bagian bundar biasanya diberi warna lain untuk menegaskan bentuknya.



Bentuk Bop Window tanpa bingkai/frame, dan tanpa kaca.
'Bop Window' in essence is a frame window with a round shape instead of the usual box that can be made with the frame / frame concrete, wood or other material. Because the round shape, Bop Window can not be made from materials such as aluminum manufacturer, but can be made from a curved iron. The following examples Bop Window with various forms and materials:

In addition to the home front display, Bop window can also be used for interior elements such as the kitchen set, furniture, etc. as elements of the window. As shown in the picture above, is a form of window Bop window that was applied to the kitchen set, giving a new touch on an ordinary kitchen set.

To apply Bop window is quite simple, we only need to make a window on the rounded design, but there should be no more than two bop window window because the window shape is very distinctive and instantly caught the eye when he saw it, caused by the shape curve which is a form that is rarely used.

Bop Windows typically have the following characteristics:
- Round shape with a thick edge, can be made from cement and concrete work, or from wood.
- The inside can be given a frame / window frames, can also not be given as examples of the barn window above, or below the wall hole
- The round is usually given a different color to emphasize its shape.
- Window Bop forms can be made without frames / frame, and without glass.


Jangan takut untuk menggunakan bentuk jendela yang 'lain daripada yang lain' karena adakalanya satu bentuk menarik ini bisa membuat perbedaan berarti untuk rumah Anda. Konsultasikan desain dengan arsitek Anda untuk mendapatkan hasil desain yang terbaik dari Bop window ini.

Do not be afraid to use the form of Bop window that is very distinctive because sometimes an interesting shape can make a difference to your house facade. Consult your design with your architect to get the best design of this Bop window.

________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tuesday, July 20, 2010

Merancang denah rumah sendiri, cepat dan gratis / Free easy way to create house plan

astudioarchitect.com Bila kita tahu cara menggunakan internet, ada banyak cara untuk melakukan hal-hal yang menarik, contohnya yang satu ini. Di internet ada penyedia layanan yang bisa membantu kita membuat rencana denah rumah dengan cukup mudah. Syaratnya, kita perlu memiliki koneksi internet yang cukup cepat, peralatan komputer yang memadai, dan email untuk mendaftar.

If we know how to use the internet, there are many ways to do things that are interesting, for example this one. On the internet there are providers who can help us create a floor plan home with relative ease. Condition, we need to have a fairly fast internet connection, adequate computer equipment, and email to register.


Layanan ini disediakan oleh www.floorplanner.com yaitu sebuah situs di internet yang memberikan bantuan untuk mendesain denah bangunan rumah dan melihat bentuk tiga dimensinya. Untuk mencobanya, silahkan membuka website tersebut.



Untuk memulai membuat denah rumah, kita harus menciptakan akun terlebih dahulu dengan mengklik 'free signup'. Prosesnya kurang lebih sama seperti kita membuat akun email, hanya saja disini dibutuhkan akun email yang sudah kita miliki atau buat sebelumnya untuk mendaftar.





Untuk akun yang gratis floorplanner memberikan kesempatan untuk membuat satu file rumah saja, itu artinya kita tidak bisa menggunakannya untuk lebih dari satu file bila kita hanya memiliki akun gratis. Disamping itu kita tidak bisa menyimpannya dalam bentuk jpg atau file gambar lainnya. Tapi disini saya akan menunjukkan bagaimana menyimpan file .bmp atau .jpg dari gambar yang kita buat di floorplanner.com

Untuk membuat gambar denah baru kita klik 'my dashboard', dan kemudian klik 'start a new project'. Pada kkesempatan ini saya akan membuatkan denah untuk seseorang yang mengirimkan email kepada saya untuk membuat denah rumah di lahan 5x7 meter. Pada dasarnya kami di astudio tidak meminta fee untuk desain rumah dibawah 36m2 :)

Baiklah, untuk memulai proyek desain kita, pilih 'start a new project'. Kita akan diminta untuk mengisikan nama denah (plan name), deskripsi, jumlah lantai (floor), dan background gambar bila ada. Background gambar adalah gambar denah yang mungkin Anda buat dengan tangan, atau gambar lahan yang didapatkan dari www.maps.google.com. Pilih 'public' bila ingin dilihat semua orang dan 'semi private' bila hanya orang tertentu saja yang bisa melihat denah ini. Klik 'create plan'.



Setelah itu kita akan dibawa ke halaman edit, dimana halaman ini akan loading sebentar tergantung kecepatan koneksi Anda. Setelah loading selesai akan terlihat seperti gambar.



Gunanya bila kita memiliki gambar lahan adalah gambar tersebut bisa dipakai sebagai referensi untuk membuat denahnya. Bagusnya dari menggunakan floor planner ini adalah kita bisa mengisikan ukuran yang diinginkan pada denah dinding tersebut yaitu disini adalah 4x7 sesuai ukuran yang bisa dibangun. Jangan lupa mengklik 'save now' di bagian atas floorplanner untuk menyimpan secara berkala hasil desain kita.



Hasil desain dengan bentuk kotak. Disini dindingnya masih sangat tebal ukurannya 25cm jadi kita harus mengubah ukurannya menjadi 15 cm seperti dinding bata pada umumnya di Indonesia. Jangan lupa bila melakukan kesalahan, bisa di 'undo' dengan klik panah yang melingkar ke kiri.




Jika Anda mendapatkan kesulitan dengan gambar background yang Anda masukkan dalam file denah ini, klik 'drawing properties' dan pilih 'show / hide drawing' dengan pilihan tidak dicentang.

Untuk membuat lantai agar berada dalam dinding, kita harus membuat bidang lantai dengan mengklik 'draw surface' dan kliklah hingga menutupi bidang lantai yang diinginkan. Jangan biarkan lantainya kosong/ tidak ada lantainya karena membuat desain kita tidak sempurna. Untuk memotong dinding gunakan ; "split wall" dan hapuslah dinding yang diinginkan, kemudian aturlah dinding lain sesuai kebutuhan. Sekali lagi tutupi bidang lantai dengan menggunakan 'draw surface' hingga sempurna. Untuk mengubah warna dan pola lantai, klik dua kali pada lantai tersebut hingga muncul dialog untuk memilih permukaan lantai tersebut. Kita juga bisa memilih warna yang diinginkan dengan tekstur yang berbeda.











Untuk membuat pintu, pilih dari gambar pintu yang ada di menu gambar dan drag atau bawa ke bidang gambar untuk diletakkan ditempat yang diinginkan. Begitupun dengan jendela. Ingatlah bahwa disini menggunakan bahasa Inggris yaitu pintu (door) dan jendela (window). Pilihlan dari standard window untuk bentuk yang sederhana.





Untuk berbagai pilihan lainnya benda-benda dalam ruangan, seperti dapur (kitchen), kamar tidur (bedroom), kamar mandi (bathroom) dan sebagainya bisa dlihat di pilihan library, di 'category'. Isilah denah dengan benda-benda dan furniture yang menurut Anda sesuai. Jangan lupa menyimpan agar bisa Anda edit lagi nantinya.



(bersambung dengan cara menyimpan gambar floorplanner, di bawah)



Gambar denah yang dibuat dengan floorplanner.com 

This service is provided by www.floorplanner.com ie a site on the Internet that provide assistance for designing the layout of houses and see the shape of three-dimensionally. To try it, please open the website.

To start making blueprints of the house, we must create an account first by clicking the 'free signup'. The process is approximately the same as we create an email account, it's just that here need an email account that we already have or start earlier to register.

For a free account floorplanner provides an opportunity to create a home file, it means we can not use it for more than one file if we only have a free account. Besides, we can not store it in the form of jpg or other image file. But here I will show you how to save files. Bmp or. Jpg of the image that we created in floorplanner.com

To create new drawings we click 'my dashboard', and then click 'start a new project'. In this kkesempatan I'll make plans for someone who sends an email to me to make blueprints of the house on the grounds of 5x7 meters. Basically we are in astudio not ask a fee for design houses under 36m2:)

Well, to start the project we design, select the 'start a new project'. You will be asked to fill in the name of plan (plan name), description, number of floors (floor), and background image if any. Background image is the image plan that you may make by hand, or images obtained from www.maps.google.com land. Select the 'public' if you want to see everyone and 'semi-private' if only certain people can see this plan. Click on the 'create plan'.

After that we will be taken to the edit page, which this page will load for a while depending on your connection speed. After loading the finished picture will look like.

Useless if we have a picture is a picture of land can be used as a reference for making schematics. Good a floor planner from using this is that we can fill the desired size on a wall map that is here is the appropriate size 4x7 that can be built. Do not forget to click the 'save now' at the top floorplanner to save regularly to our design results.


Design results with the form box. Here the walls are very thick, 25cm in size so we have to change the size to 15 cm, such as brick walls in general in Indonesia. Do not forget when making mistakes, can the 'undo' by clicking the circular arrows to the left.

To create a floor that is in the walls, we should make the floor area by clicking the 'draw surface' and click on to cover the desired floor area. Do not let the floor is empty / no floor because we do not make the design perfect. To cut the wall to use; "split wall" and remove the wall that you want, then arrange the other walls as needed. Once again, cover the floor area by using the 'draw surface' to perfection. To change the color and pattern floors, double-click on the floor to bring up the dialog to select the floor surface. We also can choose the desired color with different textures.

To make the doors, choose from the pictures the door on the menu and drag a picture or take it to the image area to be put in place as desired. Likewise with the window. Remember that here using the English language is the door (door) and windows (window). Pilihlan from standard to form a simple window.

For a variety of other choices objects in the room, like the kitchen (kitchen), bedroom (bedroom), bathroom (bathroom) and so can dlihat the library option, the 'category'. Fill in the diagram with objects and furniture that you think appropriate. Do not forget to save so that you can edit later.

Melihat dalam bentuk 3Dimensi.

Untuk ukuran software atau utilitas yang berbasis website, floorplanner ini cukup lengkap dan memungkinkan untuk melihat hasil desain dalam bentuk 3Dimensi. Caranya? adalah dengan mengklik tombol '3D' yang ada disebelah atas kanan dari gambar.



Bila diklik, akan loading sejenak sesuai dengan kecepatan koneksi Anda. Kemudian muncullah tampilan 3 dimensi yang bisa kita putar dan lihat dari segala penjuru.







Nah, saatnya menyimpan gambar denah dalam format .jpg. Floorplanner tidak menyediakan fasilitasn untuk menyimpan gambar, karena akun kita masih akun gratisan. Bagaimana caranya? Cara paling mudah adalah sebagai berikut.

- Buka denah atau tampilan 3D denah rumah tersebut
- Carilah dan tekan tombol 'printscreen' pada keyboard Anda.
- Bukalah program MS Paint atau Adobe Photoshop, kemudian klik "Ctrl V" untuk mengcopy paste tampilan layar. Nah, gambar denah sudah bisa kita simpan dalam komputer.

Bagaimana? Selamat mencoba
Oh ya, bila Anda mencoba cara membuat denah gratis diatas untuk rumah Anda sendiri, bisa dikirimkan ke astudioarchitect.com@gmail.com untuk kami berikan komentar dan saran secara GRATIS.

Seeing in the form 3Dimensi.

For size-based utility software or website, floorplanner fairly complete and allow it to see the results of design in the form 3Dimensi. The trick? is to click the button '3 D 'that is adjacent to the right of the picture.

When clicked, will load moment according to your connection speed. Then came the three-dimensional view that we can rotate and view from all directions.

Well, it's time to save images in a format layout. Jpg. Floorplanner does not provide fasilitasn for storing images, because we still account for free account. How? The simplest way is as follows.

- Open plan or 3D view house plan
- Find and press the 'printscreen' key on your keyboard.
- Open up the program MS Paint or Adobe Photoshop, and then click "Ctrl V" for copying and pasting the display screen. Now, drawing plans can we store in your computer.

How? Good luck
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Sunday, July 18, 2010

Gebyok, elemen partisi yang menarik / Gebyok as interesting partition

astudioarchitect.com 1. Apakah Gebyok itu? Gebyok adalah semacam partisi khas jawa yang digunakan untuk sekat antar ruang. Gebyok biasanya memiliki ukiran khas jawa dan dibuat dari kayu bermutu tinggi seperti kayu jati. Kualitas gebyok dikatakan baik atau tidak tergantung pada jenis kayu yang digunakan, tingkat kerumitan ukiran atau ornamen dekorasinya serta ukuran gebyok. Daya tarik gebyok terutama ditentukan oleh keindahan detail ukirannya , partisi ini memang khas dan memiliki nilai estetika yang tinggi karena sangat unik dan tidak bisa ditemukan ditempat lain, selain dari pulau jawa (bila ada yang diproduksi di luar negri mungkin namanya lain atau menjiplak hasil budaya kita).

Gebyok is a typical partition from the island of Java that is used between rooms. Gebyok usually have a typical java and carvings made of high quality wood like teak. Gebyok quality is quite good or not depends on the type of wood used, the complexities of the decorations and carvings or ornaments gebyok size. Gebyok attractiveness is largely determined by the beauty of the carved details, this partitioning is unique and has a high aesthetic value because it is very unique and can not be found elsewhere, apart from Java island (if any are produced outside the country may be another name or trace our culture results ).



Penataan atau aplikasi Gebyok dalam sebuah ruangan

Aplikasi gebyok dalam umumnya sebagai partisi, namun adapulah yang menggunakannya sebagai pintu untuk masuk dalam rumah bahkan adapulah yang memajangnya sebagai gerbang masuk rumah terintegrasi dengan pagar rumah itu sendiri. Hal ini karena kayu yang dipakai untuk gebyok biasanya merupakan jenis kayu yang kuat awet dan tahan cuaca. Fungsi gebyok sebenarnya sebagai partisi yang biasanya memiliki pintu meskipun saat ini gebyok juga diproduksi oleh pengrajin sebagai partisi murni maupun sebagai elemen dinding karena makin diminati gebyok diproduksi dalam berbagai fungsi sehingga peran gebyok makin melebar ke berbagai fungsi. Aplikasi gebyok saat inij juga semakin melebar gebyok tidak lagi menjadi elemen yang terlalu kaku ukurannya seperti dalam rumah-rumah adat jawa, tapi gebyok juga dapat dipesan dengan ukuran ataupun fungsi tertentu seperti gebyok dengna ukuran pintu berapapun yang diinginkan.

Memilih furnitur yang tepat untuk disandingkan dengan gebyok

Karena sifat dari ornamen gebyok yang tradisional (jawa) maka gebyok sangat sesuai untuk ditempatkan pada rumah bergaya etnik yang dapat menggunakan unsur kayu, saya juga mendapati gebyok bersanding dengan baik dalam rumah bergaya etnik lain seperti rumah adat dari daerah kalimantan atau rumah bergaya tradisional china, furniture yang bisa disandingkan antara lain : furniture kayu dengan tekstur kayu yang dipertahankan.

Kesesuaian dengan furniture atau elemen lain

Kesesuaian gebyok memang baik disandingkan furniture berbahan kayu baik berornamen atau tidak, namun bisa juga dipadankan dengan furniture berbahan besi dengan unsur ukiran atau dekorasi hiasan sulur, saya juga mendapati rumah yang sangat modern tiba-tiba memiliki unsur gebyok sebagai aksen yang ingin ditonjolkan dalam interior modern. Ini disebut mengkontraskan antara desain tradisional dengan modern. Tidak hanya untuk rumah etnik, gebyok bisa digunakan dengan baik dalam rumah-rumah yang banyak ornamennya, misalnya gaya klasik atau mediterania, karena masih nyambung.

How is it used?

Gebyok applications in general as a partition, but adapulah who use it as a door to enter the house even adapulah the display as a home gateway is integrated with the fence itself. This is because the wood used for gebyok usually a strong type of wood and durable weatherproof. Gebyok actually function as a partition which usually has a door although currently gebyok also produced by the craftsmen as well as pure partition wall elements have become increasingly attractive because gebyok produced in a variety of functions so that the role gebyok increasingly widened to various functions. Gebyok applications while also widening gebyok inij no longer a rigid element size as in traditional Javanese houses, but gebyok can also be ordered with a specific function such as size or gebyok dengna door regardless of the desired size.

How do I choose the right furniture

Due to the nature of the traditional ornaments gebyok (java) then gebyok very suitable to be placed on ethnic style house that can use the wood element, I also found gebyok biting well in other ethnic style house like a traditional house of kalimantan or traditional style house china, furniture that can be juxtaposed include: wood furniture with the wood texture is maintained.

What is suitable for this kind of partition?

Suitability is good gebyok juxtaposed both ornate wood furniture or not, but could also fitted with furniture made of iron with elements of spiral ornament carving or decorating, I also found a very modern house suddenly has gebyok as accent elements who want to find in a modern interior . This is called the contrasts between traditional and modern designs. Not only for housing ethnic, gebyok can be used successfully in the houses of many ornaments, such as classical or Mediterranean style, because they still connect.

Gambar-gambar Gebyok dalam Google search


Bagaimana membuat ruangan menjadi lebih menarik saat penghuni menerapkan gebyok sebagai Partisi?

Gebyok itu sendiri adalah elemen interior yang sangat menarik karena ornamen hiasan yang dimilikinya. Gebyok sebagai partisi bisa menjadi penghalang pandangan dan penyekat ruang yang transparan, keseluruhan warna dinding sebaiknya disesuaikan dengan warna dasar kayu, seperti pemakaian warna terakota dan krem. Warna-warna netral juga bisa digunakan misalnya putih, abu-abu, hitam maupun warna-warna batuan sesuaikan perabot lain dengan unsur warna tersebut atau unsur dekorasi berupa hiasan dan ukiran lainnya.

Dinding Gebyok

Untuk menggunakan gebyok sebenarnya kita tidak perlu berpikir terlalu banyak, karena gebyok bisa dibeli dalam bentuk jadi atau dipesan sesuai keinginan. Teknik finishingnya bisa bermacam-macam baik dibiarkan tanpa finishing, diplitur, maupun dicat dengan jenis cat tertentu yang tradisional, seperti merah , kuning, hijau (tapi biasanya warna cat tidak digunakan terlalu banyak). Gebyok yang baik biasanya menampilkan warna kayu karena justru disitulah letak keindahannya.

Teknik finishingnya bisa bermacam-macam baik dibiarkan tanpa finishing, diplitur, maupun dicat dengan jenis cat tertentu yang tradisional, seperti merah , kuning, hijau (tapi biasanya warna cat tidak digunakan terlalu banyak). Gebyok yang baik biasanya menampilkan warna kayu karena justru disitulah letak keindahannya. Gebyok menambah keindahan estetika rumah, karena sifatnya yang dekoratif dan melingkupi area partisi atau dinding yang cukup luas. Suatu gebyok ditempatkan dalam satu ruangan dan langsung merubah atau menambah keindahan ruang tersebut.

Untuk merawat gebyok karena gebyok biasanya ditempatkan dalam ruangan sebenarnya tidak terlalu sulit karena mirip dengan perabot lain dari unsur kayu biasanya cukup dilap dengan kain lembgut atau memakai kemoceng. Khusus untuk gebyok yang ditempatkan diluar perawatan berkala adalah pembersihan rutin dan melapisi ulang dengan politur.

How to make the room more interesting with gebyok

Gebyok itself is a very interesting interior elements for its ornamental decoration. Gebyok as can be a barrier partition views and partitioned space that is transparent, the overall color of the wall should be adjusted to the basic color of wood, such as the use of terracotta and beige color. Neutral colors can also be used such as white, gray, black or adjust the colors of rock with elements of other furniture colors or decorative element in the form of carvings and other decorations.

Gebyok as wall

To use gebyok we actually do not have to think too much, because gebyok can be bought in the form of finished or arranged as desired. Finishing techniques can vary both left without finishing, diplitur, or painted with a certain type of traditional paint, such as red, yellow, green (but usually the color of the paint is not used too much). Usually show good gebyok wood color because it is where lies its beauty.

Finishing techniques can vary both left without finishing, diplitur, or painted with a certain type of traditional paint, such as red, yellow, green (but usually the color of the paint is not used too much). Usually show good gebyok wood color because it is where lies its beauty. Gebyok add aesthetic beauty of the house, because of its decorative and partitions or walls enclosing an area large enough. A gebyok placed in a room and instantly alter or add to the beauty of the space.

To treat gebyok because gebyok usually placed in the room was not too difficult, because similar to other furniture from the wood element is usually pretty wiped with soft fabric or using a feather duster. Especially for gebyok placed outside of regular maintenance is routine cleaning and repave with camphor.

________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Tuesday, July 13, 2010

Kanopi melindungi rumah dari panas dan hujan / canopy to protect house from heat and rain

kanopi melindungi dari panas dan hujan (karya Yoyok Sudibyo)

astudioarchitect.com Berada di daerah beriklim tropis panas yang lembab, rumah-rumah di Indonesia harus didesain sesuai dengan iklim. Untuk mengatasi sinar matahari yang terik, tak jarang kita harus menggunakan pelindung jendela dan pintu yang disebut dengan kanopi. Apakah kanopi itu dan bagaimana penggunaannya? Artikel ini ditulis berdasarkan wawancara dengan saya di Koran Seputar Indonesia. 

Being in the tropical area of humid heat, the houses in Indonesia should be designed in accordance with the climate. To cope with the scorching sun, often we must use the protective window and door called the canopy. Is the canopy, and how it is used? This article was written based on interviews with me on the Koran Seputar Indonesia.


MEMPERCANTIK rumah tidak harus merombaknya secara total. Namun, kita bisa menambah beberapa atribut, salah satunya dengan menggunakan kanopi. Sebaiknya pilih kanopi yang unik atau sesuai dengan interior rumah agar terlihat lebih menarik.

Menurut arsitek Probo Hindarto, kanopi merupakan sebuah bangunan menjorok ke depan seperti rumah, kantor, bahkan restoran. Fungsi utamanya adalah memberi perlindungan bagi rumah untuk jendela, pintu, dan ventilasi udara dari segala jenis cuaca panas dan hujan. Seiring perkembangan zaman, bahan kanopi menjadi kian beragam, misalnya dari genting, bahan sirap (kayu), vinil, polikarbonat, kain, plastik, dak beton, seng, dan fiber semen. Beragamnya jenis bahan ini memudahkan konsumen dan arsitek memilih sesuai kebutuhan.

Lantas, bagaimana menentukan bahan yang terbaik untuk kanopi? Probo mengungkapkan, dari berbagai jenis bahan tersebut, keunggulan dan kekurangannya terletak pada kekuatan dan daya tahan bahan material. Bahan yang kuat seperti besi atau metal tentunya bisa bertahan lebih lama dibandingkan jenis bahan lain.

Sementara itu, kelemahan bahan penutup ini biasanya harus sering diganti secara berkala, terutama bila dari bahan yang lentur atau mudah rusak seperti kain dan plastik.
Jefry, pemilik bengkel pembuatan kanopi, mengatakan ada beberapa keunggulan dari setiap jenis bahan kanopi. Misalnya bahan stainless steel, jenis ini lebih tahan karat, lebih elegan, dan tidak repot untuk perawatan. Namun, harganya relatif mahal, yakni sekitar Rp400.000 hingga Rp550.000. Tidak heran, diperlukan pengelasan yang cukup profesional sehingga hasilnya tidak cacat. Jika ada cacat, bahan ini tidak dapat ditutup dengan menggunakan dempul ataupun sejenisnya.

Hal berbeda saat kanopi yang digunakan terbuat dari bahan besi. Memang biayanya lebih murah. ”Hanya, untuk finishing, bahan dari besi tetap harus dicat dengan zinchromate dan cat besi agar tidak terlalu cepat diserang karat,” tambahnya. Namun, kanopi berbahan besi mudah berkarat sehingga dibutuhkan perawatan ekstra. Sebelum mendirikan kanopi, sebaiknya pemilik rumah memperhatikan beberapa aspek, antara lain kebutuhan. Kanopi biasanya didesain karena pemilik rumah membutuhkan sesuatu yang dapat melindungi rumah dari perubahan cuaca, seperti arah sinar matahari langsung yang bisa merusak elemen-elemen penunjang rumah seperti pintu dan jendela.

(artikel bersambung di bagian bawah)

To beautify a house does not mean totally renovating it. However, we can add some attributes, one of them by using canopy. We recommend that you select a unique canopy or in accordance with the interior of the house to make it look more attractive.

According to architect Probo Hindarto, canopy is a building element that protects from sun ray for buildings like home, office, and even restaurants. Its main function is to provide protection for the house, for windows, doors, ventilation and air from all types of hot weather and rain. As the development of the age, the canopy becomes increasingly diverse materials, such as from roof tiles, shingles materials (wood), vinyl, polycarbonate, fabric, plastic, not concrete, zinc, and fiber cement. The diversity of these materials facilitate the consumers and architects to choose the material as needed.

So, how to determine the best material for the canopy? Probo revealed, from various types of such materials, their advantages and drawbacks lies in the strength and endurance of material. Strong materials such as iron or metal can certainly last longer than other types of materials.

Meanwhile, the weakness of this sealing material usually must often be replaced periodically, especially when the material is flexible or easily damaged, such as cloth and plastic.
Jeffery, making a canopy garage owner, said there are several advantages of each type of fabric canopy. For example stainless steel, this type is more resistant to corrosion, more elegant, and did not bother to care. However, relatively expensive, which is about Rp400.000 to Rp550.000.

It is different when the canopy is made of iron? "Only, for finishing, materials and equipment for iron should be painted with metal paint zinchromate and not too quickly attacked by rust," he added. However, a canopy made from simple iron, so extra care needed. Prior to founding the canopy, home owners should consider several aspects, among other needs. Canopy are usually designed for home owners needed something that could protect the house from weather changes, such as the direction of the direct sunlight that can damage the supporting elements such as doors and windows of the house.


Probo menyarankan, jika ingin mengaplikasikan kanopi pada jendela atau pintu maka sesuaikan kanopi dengan ukuran jendela. Artinya, ukuran kanopi lebih lebar dari jendela atau pintu. Semakin lebar kanopi maka jendela akan semakin terlindungi. ”Tapi harus juga dibarengi dengan banyak unsur tanaman di sekitar rumah yang membantu menyejukkan udara dalam rumah,” saran Probo.



Probo juga menyarankan untuk memilih desain gambar kanopi sesuai dengan model bangunan rumah. Misalnya, model rumah modern biasanya berkanopi dengan jenis sederhana seperti dak beton tanpa banyak hiasan. Sementara itu, model gaya klasik/mediterania biasanya memiliki lis profil yang memperindahnya.

”Pada bagian atapnya bisa menggunakan polikarbonat, terdapat juga berbagai macam tipe bergantung kebutuhan konsumen. Tersedia juga plastik fiber. ”Biasanya konsumen yang memilih bahan plastik karena harganya yang relatif murah,” tutur Jefry, pemilik jasa pembuatan kanopi. Sementara untuk talang airnya, jika menggunakan bahan besi, biasanya dilengkapi dengan talang air PVC dan bahan stainless yang langsung dilas dengan rangka kanopi.

Untuk pemilihan warna, biasanya disesuaikan dengan warna bangunan rumah. Sebab, pengaplikasian kanopi sebagai dekoratif sekaligus pelindung rumah.

”Menurut estetika, bangunan kanopi biasanya menjadi elemen pelengkap yang memperindah bangunan,” tandas pengasuh www. astudioarchitect.com ini. Begitu pun saat penghuni mengaplikasikan cahaya pada kanopi. Lampu bisa diletakkan di bagian bawah yang menghadap jendela atau pintu.

”Cahaya putih yang cenderung kuning karena efek lampu bisa memberikan kesan ‘hangat’ dan nyaman untuk area di bawah kanopi,” imbuh Probo.

Probo suggest, if you want to apply the canopy on the window or door will match the canopy with window size. That is, the size of the canopy is wider than the window or door. Widening the window of the canopy will be more protected. "But it must also be accompanied by many of the plants around the house to help cool the air inside the house," suggested Probo.

Probo also advised to choose the design drawings in accordance with the canopy of the building model houses. For example, a model of modern houses are usually canopied with simple types such as no concrete without much decoration. Meanwhile, the model of classical style / Mediterranean usually have lis memperindahnya profile.

"In the section could use a polycarbonate roof, there are also many different types of dependent needs of consumers. There are also plastic fiber. "Typically the consumer who chooses a plastic material because its price is relatively cheap," said Jeffery, owner of the canopy making services. While for the gutter water, if using an iron material, usually equipped with PVC guttering and stainless welded directly to the framework of the canopy.

For color selection, color is usually adjusted for house building. Therefore, the application of the protective canopy as well as home decorative.

"According to the aesthetics, building canopies usually become complementary elements that adorn the building," said the governess www. This astudioarchitect.com. So even when the occupants to apply a light in the canopy. Lights can be placed at the bottom facing the window or door.

"The white light which tends to yellow because the light effects could give the impression of 'warm' and convenient to the area below the canopy," added Probo.


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

Thursday, July 8, 2010

Masjid-masjid Raya - kontemplasi kumpulan foto

astudioarchitect.com (ditulis pada 29 Juni 2007)

red at the dawn prayer
leads to sunshine
entering the world in a new day
full of blessing
.




Masjid-masjid di Indonesia banyak memiliki tipologi bangunan yang khas. Masyarakat memahami arsitektur masjid kebanyakan sebagai bangunan berkubah, atau berjoglo dengan aturan-aturan tertentu yang berkembang di masyarakat. Kebanyakan memiliki pandangan bahwa sebuah masjid seharusnya berkubah, atau berjoglo. Meskipun sebenarnya arsitektur sebuah masjid didefinisikan melalui penataan ruang akibat adanya aktivitas sholat, image tentang sebuah masjid memang telah melekat dalam masyarakat dalam bantuk bangunan bertipe tertentu. Masjid banyak diorientasikan untuk mengemban vocabulary arsitektur dari daerah Timur Tengah. Hal ini tidak mengherankan, karena pusat dari peradaban Islam berasal dari Timur Tengah.

Sebagaimana disebutkan oleh Mangunwijaya, sebuah imaji tentang bangunan ibadah biasanya bila diurut kembali dari asalnya, kadang bukanlah kesan yang sebenarnya beralasan kuat. Bentuk kubah sebenarnya bukanlah melulu suatu bagian dari tipologi masjid, dan tidak selalu melambangkan sebuah masjid.

Tetapi apakah suatu keyakinan yang mendalam tidak akan mengendap juga ke dalam citra bangunan-bangunan ciptaannya? Tentulah itu begitu. Tetapi tidak dalam arti dangkal, seolah-olah ada daftar inventaris yang berisi segudang bentuk yang sudah dicap ini Islam itu Kristen, Hindu atau agama lain. (Mangunwijaya, dalam Wastu Citra)

Dalam masyarakat, suatu perlambang tidak dapat berubah dengan cara yang cepat, kecuali telah ada kesiapan untuk menerima simbol-simbol baru dalam bangunan keagamaan (inilah yang terjadi dalam jaman terkini, sebagian masyarakat telah dapat menerima perubahan-perubahan akibat pergeseran paradigma, sebagai konsekuensi pertukaran informasi yang demikian cepat). Perlu bertahun-tahun, mungkin satu dua abad untuk menggeser sebuah paradigma yang mengakar di masyarakat. Kita dapat melihat dalam masyarakat kita 'kelambanan' untuk mengikuti sebuah aturan baru setelah suatu aturan dipahami sebagai konsensus. Barangkali ini bisa dipahami sebagai bukti bahwa tradisi yang mengakar tidak bisa sembarangan saja dirubah.

Simbol-simbol... memiliki makna yang dapat terbawa kedalam bagaimana seseorang menggunakan sebuah bangunan. Sebagai contoh patung-patung dapat menjadi 'simbol' bagi suatu poros keyakinan. Sesuatu yang sebelumnya batu atau bahan lain, bila dirubah bentuknya dan diberikan makna, dapat menyentuh tombol-tombol keyakinan dan spiritualisme (dalam pikiran). Terkadang icon membawa dampak sangat besar bagi bagaimana seseorang beribadah.

Namun apa yang hadir sebagai karya manusia, memang tidak bisa dibandingkan dengan karya Tuhan. Bila seseorang mempercayai Tuhan, maka kehidupan memiliki sebuah pusat dan dengan pusat itu hidupnya ditambatkan. Apa yang hadir dalam hubungan dengan Tuhan seseorang, dapat sedikit dihadirkan melalui karya manusia, dalam pola yang dipahami oleh akal dapat membawanya menuju spiritualisme yang dikehendaki.

Masjid-masjid dalam artikel ini juga memiliki kekhasan unsur yang dianggap mewakili simbolisme sebuah masjid. Hal ini tidak bisa dianggap remeh, karena masjid biasanya memiliki arti yang besar dalam kehidupan sebagian besar masyarakat kita, sehingga simbolisme boleh jadi merupakan hal terpenting untuk diperhatikan dalam proses perancangan. Masih bisa ditemui, warga berkumpul untuk membicarakan hal-hal penting di masjid, ibu-ibu lebih erat berbincang-bincang di selasar masjid sambil menunggu waktu sholat berikutnya tiba, dan sebagainya.



Di banyak kota, masjid memiliki peran untuk menjadi icon sebuah kota. Hal ini menjadikan sebuah masjid berperan dalam hidup masyarakat sekitarnya sebagai sebuah pusat, bahkan alun-alun bila perlu. Masyarakat memerlukan sebuah tempat dimana terdapat sebuah 'tema' dalam penghubungannya dengan sebuah bangunan, karena karakter dari masyarakat itu sendiri telah menganggap penting keberadaan rumah ibadah, sebagai hubungan langsung dengan sistem budaya yang ada.

Masjid Raya Jawa Tengah, Semarang
Fotografer: Yogi (Awang) Diwangkoro


Suasana area masjid sebagai icon sebuah kota atau wilayah. Hampir mirip seperti sebuah alun-alun, dimana masyarakat tidak hanya datang untuk beribadah, namun juga berkumpul dan bahkan berekreasi. Hal ini karena obyek arsitektural dapat menjadi monumen penanda suatu tempat, dan pemberi makna tempat. (Penjelasan lebih mudahnya; bila seseorang belum datang ke suatu obyek arsitektur di suatu kota, kadang ada perasaan 'belum pernah datang' ke sebuah kota)


Masyarakat memerlukan suatu tempat dimana ia dapat merefleksikan dirinya dalam hubungannya dengan masyarakat. Icon-icon yang ditawarkan sebuah monumen dapat memberi hubungan dengan suatu tempat.

Icon-icon ditambahkan sebagai penguat karakter suatu obyek arsitektural.

Terlihat kemegahan dari tampilan unsur-unsur arsitektur.

Kala senja.

Selasar masjid.

Bagian dalam aula utama masjid. Terdapat susunan lampu yang unik membentuk lingkaran. Terdapat kesan perpanjangan dari kubah diatasnya.

Ornamentasi dengan gaya Arabesque yang terpengaruh oleh gaya dekorasi khas Jawa.

Beduk, salah satu tambahan dalam tradisi arsitektur masjid. Mendapatkan porsi yang cukup kuat dalam penataan desain.


Unsur air hadir seperti kebiasaan adanya air dalam bangunan-bangunan di Timur Tengah. Mungkin juga karena kualitas reflektif yang dimiliki air juga disenangi untuk menggambarkan kesan reflektif sanubari manusia. Air merupakan entitas yang diwahyukan sebagai penyuci dari hal-hal yang kotor.




Masjid Agung Tuban
Fotografer: Yogi (Awang) Diwangkoro



Suasana depan masjid saat petang. Masjid ini juga memiliki karakter khas yang disebut sebagai bangunan masjid, antara lain adanya kubah, minaret, dekorasi khas, dan sebagainya.


Suasana dalam plasa masjid.


Suasana interior masjid.




Masjid Dian Al-Mahri, "Masjid Emas"
Depok, Jawa Barat. Fotografer: Nur Indah

Masjid dalam sequence pejalan kaki menuju masjid.

Kubah emas yang cukup mengagumkan warga sekitar maupun mereka yang ingin melihat langsung kemewahan masjid tersebut. Beberapa kali masjid ini juga masuk berita televisi, karena kubah emasnya.

Landscape masjid.

Interior kubah emas.

Suasana dalam masjid.


Banyak pendatang dan mereka yang ingin menikmati suasana masjid tersebut.

-----------------------------------------------------------------------------

Catatan pribadi Probo Hindarto:
Masjid-masjid ini merepresentasikan bahasa arsitektur tertentu, meskipun sebenarnya tidak selalu eksklusif milik orang islam. Tidak lama sebelum datang kesadaran bahwa arsitektur yang berkeinginan unuk menjadi 'transeden' itu menjadi sedemikian universal, tidak lagi ada bahasa arsitektur semacam ini yang lagi eksklusif.


Namun tentunya bukanlah mengherankan lagi, idiom-idiom itu jatuh pada pilihan tertentu di dalam masyarakat. Masjid dihubungkan dengan citra tertentu yang melekat pada masyarakat. Sebagai desainer, yang paling menjanjikan untuk dilakukan adalah merefleksikan kembali citra itu kedalam arsitektur masjid agar desain dapat diterima dengan baik di masyarakat, sebelum terdapat perubahan cara pandang.


Terimakasih untuk teman-teman saya Yogi Diwangkoro dan Nur Indah yang sudah mengijinkan gambar2 foto dimasukkan dalam artikel ini.
Blog Yogi Diwangkoro: http://awanginvedderism.multiply.com/
Blog Nur Indah: www.tokombaknurin.multiply.com



________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.