Wednesday, January 25, 2012

Desain rumah modern Bapak Ichwan


astudioarchitect.com Desain rumah Bapak Ichwan kami desain sekitar akhir tahun 2009, merupakan desain rumah dua lantai dengan konsep desain denah awal dari klien sendiri. Desain dibuat sedemikian rupa sehingga merupakan denah yang diinginkan untuk disempurnakan di studio kami. Terdapat beberapa alternatif desain pada awalnya dan terus kami kembangkan sehingga mencapai desain rumah yang diinginkan. 


Gambar diatas adalah desain yang kami proposalkan merupakan desain dengan gaya tropis modern. Kisi-kisi dimaksudkan untuk memberikan pembayangan lebih agar area balkon lebih sejuk, sedangkan penggunaan material ekspos diharapkan memberikan kesan alami pada keseluruhan tampilan. 

Gambar diatas adalah desain rumah yang disetujui untuk dibangun. 

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tuesday, January 24, 2012

Ruang Duduk Pilihan



astudioarchitect.com Ruang duduk biasanya menjadi sudut paling inspiratif dalam rumah untuk digunakan membaca buku, menikmati kudapan serta kegiatan santai lainnya. Inspirasi adalah sesuatu yang kita butuhkan apalagi saat mendesain, terutama untuk ruang-ruang yang diharapkan menjadi salah satu ruang paling unik, misalnya ruang duduk. Imelda Akmal menuliskan buku inspiratif 'Ruang Duduk Pilihan' yang seperti buku-buku Imelda lainnya; mengetengahkan contoh ruang duduk berbagai suasana yang modern untuk Anda pertimbangkan dalam desain hunian Anda. 






Disclaimer:
Preview buku ini disediakan oleh Google Books. Tujuan display dalam blog ini adalah membantu penulis dan penerbit memasarkan bukunya. Astudio tidak men-scan ataupun membuat file derivatif dari buku yang bersangkutan.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Monday, January 23, 2012

6 Tanya Jawab tentang Pergola untuk Rumah Tinggal


astudioarchitect.com Pergola merupakan bagian rumah atau berdiri sendiri, yang biasanya berfungsi sebagai peneduh dengan ditumbuhi tanaman rambatan. Pergola biasa dibuat sebagai pelengkap dan pelindung dari panas matahari dengan menggunakan tanaman rambat untuk mengurangi panas. Perbedaan dengan kanopi terletak pada ide dasarnya bahwa pergola merupakan atap tanaman rambat yang saat ini sudah agak bergeser pengertiannya menjadi semacam pelindung dari sinar matahari baik dengan tanaman rambat ataupun tidak. Artikel ini merupakan hasil wawancara reporter tabloid NOVA dengan Probo Hindarto, astudio, dimuat di tabloid NOVA edisi 16 Januari 2012.


1. Apa yang dimaksud dengan pergola? Apa bedanya dengan kanopi?
Pergola merupakan bagian rumah atau berdiri sendiri, yang biasanya berfungsi sebagai peneduh dengan ditumbuhi tanaman rambatan. Pergola biasa dibuat sebagai pelengkap dan pelindung dari panas matahari dengan menggunakan tanaman rambat untuk mengurangi panas. Perbedaan dengan kanopi terletak pada ide dasarnya bahwa pergola merupakan atap tanaman rambat yang saat ini sudah agak bergeser pengertiannya menjadi semacam pelindung dari sinar matahari baik dengan tanaman rambat ataupun tidak. Pergola seringkali merupakan pelindung dari panas matahari namun tidak dari hujan, karena tidak memiliki penutup atap. Kanopi merupakan bagian bangunan yang menempel atau berdiri sendiri, biasanya tanpa lantai, dan berfungsi untuk melindungi dari panas dan hujan. Kanopi selalu merupakan pelindung dari panas dan hujan. Namun saat ini, pergola seringkali dipakai untuk menyebut salah satu jenis kanopi, biasanya merupakan atap dengan kisi-kisi kayu atau besi dan tanaman rambat, tak jarang juga memakai atap polycarbonate.

2. Apa fungsi utama pergola? Seberapa penting fungsi pergola mendukungbangunan rumah secara keseluruhan?
Fungsi utama pergola adalah memberikan bayangan yang teduh di area rumah atau bangunan, tujuannya adalah untuk meneduhkan area berjalan atau area duduk outdoor. Pergola memberikan kesan alami karena material yang digunakan biasanya dari kayu, meskipun dibuat dari metal atau beton, pergola tetap memberikan kesan alami berkat tanaman rambat dan setidaknya kisi-kisi pembayangan yang menahan sinar matahari. Pergola bukan merupakan bagian penting dari rumah, namun merupakan bagian tambahan yang bisa menambah estetika dan kekayaan suasana ruang disekitar rumah.

3. Bagaimana dengan pemilihan desain, dihubungkan dengan konsep rumah?
Pergola sangat sesuai digunakan di Indonesia karena iklim negeri kita yang tropis dengan musim kemaraunya yang panas, sehingga sangat mehyenangkan bila memiliki pergola sebagai bagian dari rumah. Desain pergola terutama adalah merupakan struktur yang dibuat dari kayu, logam atau beton dengan bagian yang bisa dirambati tanaman rambat. Pergola sesuai untuk area rumah yang berhubungan dengan ruang luar seperti perpanjangan teras depan, samping dan belakang, maupun pergola yang berdiri sendiri memayungi area duduk luar. Desain dari material kayu biasanya digemari karena bisa disesuaikan dengan kayu kayu kusen pintu jendela rumah. Pergola bisa melengkapi rumah dengan elemen estetis yang memperkuat kesan rumah tropis yang sejuk dan rindang.



4. Material apa saja yang bisa digunakan untuk membuat pergola? Apakelebihan dan kekurangan masing-masing matrial tersebut?
Pergola bisa dibuat dari struktur kayu, logam atau beton. Bila dibuat dari kayu biasanya merupakan pergola model tropis yang terlihat lebih alami daripada dibuat dari logam atau beton. Pada dasarnya material baik kayu, logam atau beton dibentuk sedemikian rupa untuk memebrikan perlindungan transparan semacam atap, namun tidak tertutup dengan harapan sinar matahari masih bisa menembus disela selanya. Pergola bisa dibuat juga dengan kombinasi berbagai bahan, misalnya untuk kolom-kolom menggunakan beton, rangka kisi kisi bagian atasnya menggunakan kayu, serta ditambahkan kawat ram untuk rambatan tanaman. Material kayu memiliki kelebihan terlihat alami, namun kekurangannya adlaah harus memilih jenis kayu yang tahan cuaca seperti jati, merbau, ulin dan sebagainya sehingga tidak cepat lapuk mengingat pergola berada diluar ruangan dan terkena panas dan hujan. Material logam seperti besi hollow, stainless steel memiliki kekuatan berupa kesan ramping sehingga tidak perlu terlihat terlalu besar, namun material logam harus dipilih dari yang tahan cuaca, setidaknya diberi finishing cat dan pelapis yang tahan cuaca. Material beton biasanya dipakai sebagai kolom-kolom yang bisa memberi kesan kokoh serta kesan ruang yang lebih kuat, namun kadang terlihat lebih membosankan dan biasa saja. Material lain seperti batu tempel, palimanan, batu candi bisa ditambahkan untuk kesan estetika yang lebih kuat pada dinding beton atau tembok pergola.

5. Umumnya, dimana sih posisi pergola? Apakah selalu ada di bagian depanrumah?
Pergola bisa berada disemua bagian rumah yang berupa taman, baik didepan, disamping, ata dibelakang. Pergola juga bisa berada di lantai atas, misalnya sebagai perpanjangan teras/balkon atas, sebagai tempat duduk duduk di dak atas.

6. Aksesori atau elemen apa yang kerap "ditempelkan" pada sebuah pergola?Apakah tanaman rambat termasuk salah satunya?
 Elemen yang banyak ditambahkan adalah lampu tempel yang menempel pada dinding kolom pergola. Demikian juga dengan batu tempel bila disebut elemen hias, adanya kolam ikan disekitar pergola bisa memperkuat kesan asrinya. Tanaman rambat pada dasarnya bukan merupakan aksesori, namun menurut sejarahnya justru merupakan bagian utama dimana pergola sebenarnya hanya bangunan yang dipakai untuk rambatan tanaman, jadi tanaman rambat seyogyanya harus selalu ada di pergola.



Dalam Artikel versi web NOVA oleh Hasto Prianggoro:

 Tanaman rambat pada dasarnya adalah elemen utama dari sebuah pergola. Ia bukan merupakan aksesori, karena menurut sejarahnya justru merupakan bagian utama di mana pergola sebenarnya hanya bangunan yang dipakai untuk rambatan tanaman. Jadi, tanaman rambat “harus” selalu ada di pergola.Selain tanaman rambat sebagai elemen utama, aksesori atau elemen apa yang kerap “ditempelkan” pada sebuah pergola? Menurut Probo, ada beberapa elemen yang banyak ditambahkan pada pergola. Beberapa di antaranya adalah lampu tempel yang menempel pada dinding kolom pergola. Elemen atau aksesori lain misalnya batu tempel (disebut elemen hias), atau kolam ikan di sekitar pergola yang bisa memperkuat kesan asri pergola tersebut.

 Rambat Lebih Tepat




Tanaman apa yang pas sebagai elemen pergola? Sebaiknya pilih tanaman tahunan yang rajin berbunga dan berbuah tanpa harus mengganti dengan tanaman baru. Sifat tanaman sebaiknya selalu hijau (evergreen), yakni daun tidak rontok pada waktu-waktu tertentu. Tanaman juga harus memiliki nilai estetika tinggi. Itulah sebabnya, dipilih tanaman dari jenis perdu dengan bantuan perambatan, seperti bugenvil dan alamanda, atau tanaman merambat sendiri, seperti passiflora, anggur, stefanot dan sebagainya.

Setelah memilih jenis tanaman, sediakan pot-pot ukuran besar untuk menanamnya. Pot biasanya diletakkan di bagian belakang, dan posisinya berada di luar pergola. Media tanamnya berupa campuran tanah subur, pupuk kandang, dan pasir (1:1:1). Jika pertumbuhan tanaman perdu makin subur, sebaiknya dibantu dengan mengikatkan tanaman ke tiang. Usai menanam, jangan lupa untuk melakukan perawatan sebaik-baiknya.Pemupukan sekurang-kurangnya dilakukan tiga bulan sekali. Bisa memakai pupuk NPK maupun pupuk daun. Pemangkasan juga perlu. Tujuannya, di samping mengurangi beban pergola, juga menambah estetika. Tak ketinggalan, rajin-rajinlah memberantas hama, bila perlu semprot dengan pestisida.

NOVA edisi 16 Januari 2012


 ________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Sunday, January 15, 2012

Saturday, January 14, 2012

Modern Home Interior Designs

Modern Home Interior Designs
Modern Home Interior Designs

Friday, January 13, 2012

Wednesday, January 11, 2012

Desain kafe gaya kolonial




astudioarchitect.com Desain kafe ini merupakan desain renovasi untuk sebuah bangunan tua di kota Batu Malang, yang mengambil banyak kosakata arsitektural dari arsitektur kolonial Belanda. Bangunan lama sebenarnya bukan berasal dari bangunan jaman penjajahan Belanda, melainkan bangunan tahun 50an dimana teknisi bangunan masih mengadaptasi dengan baik teknik bangunan jaman penjajahan Belanda. Desain kafe dimaksudkan untuk membawa atmosfer arsitektur kolonial yang diperkuat dengan berbagai aspek estetikanya. 


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2012 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Wednesday, January 4, 2012

Desain Restoran Kosuka





astudioarchitect.com Desain Restoran Kosuka merupakan desain restoran masakan Jawa Timur yang membawa beberapa karakter arsitektur yaitu Jawa dan Sulawesi. Didesain oleh Probo Hindarto di astudioarchitect.com. Karakter Sulawesi ditunjukkan oleh bentuk atap yang mengadaptasi bentuk atap tradisional, sedangkan karakter Jawa ditunjukkan oleh ornamentasi batik dalam detailnya. Karakter 'Nusantara' diperoleh melalui pemilihan material yang kuat dengan karakter lokal seperti tekstur kayu (dari material cladding), batu alam dalam detail pedestrian serta dinding. Penataan ruang dalam terdiri dari empat bagian utama yaitu ruang makan utama, ruang-ruang makan VIP, area dapur dan area toilet. Dari berbagai sudut diupayakan untuk memperoleh kesan artistik dari kosakata arsitektur tradisional yang didesain dalam framework modern. 



________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Monday, January 2, 2012

Pemasangan Genteng Beton diatas Struktur Baja Ringan



astudioarchitect.com Dalam sistem pembangunan dengan konstruksi konvensional, menggunakan atap baja ringan, setelah proses pemasangan rangka atap selesai, maka kita bisa melanjutkan dengan memasang genteng penutup atap diatas struktur tersebut. Sehubungan dalam contoh ini bangunan menggunakan sistem atap baja ringan, maka sistem ini perbedaan dengan sistem rangka kayu adalah bagian yang menahan genteng beton adalah baja ringan menggantikan fungsi kayu reng. 




Setelah tahap pemasangan rangka atap baja ringan, maka langkah selanjutnya adalah memasang genteng beton. Terdapat beberapa jenis genteng yang bisa digunakan, dalam hal ini sangat tergantung dari kemampuan membangun atau perjanjian awal dengan kontraktor, dalam contoh ini diperlihatkan konstruksi baja ringan dengan genteng beton.

Konstruksi ini dibuat agar struktur mampu menopang genteng beton seperti konstruksi kayu pada umumnya, hanya perbedaan dengan konstruksi kayu adalah konstruksi baja ringan lebih rumit perhitungannya sehingga tidak boleh terdapat salah perhitungan, serta terdapat sistem penyaluran gaya yang berbeda dengan konstruksi kayu.



Dalam foto diatas konstruksi baja ringan memiliki bentang cukup lebar dengan ukuran mencapai bentang 10 meter. Kadangkala dalam konstruksi ini dibutuhkan tambahan kolom penyangga seperti dalam foto diatas terdapat balok melintang yang khusus untuk menopang struktur baja ringan sehingga struktur ditopang di bagian tengah. Konsultasikan dengan kontraktor baja ringan Anda untuk mempersiapkan struktur tambahan bila dibutuhkan. 


Atas: Kondisi lantai 1 bila dibuat dak beton untuk lantai 2. Pada ruang seperti ini langkah selanjutnya adalah finishing, menurut sistem konstruksi yang konvensional. 


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Custom Kitchen Island for Perfect Kitchens

Custom Kitchen Island
Custom Kitchen Island
 Custom kitchen island have more storage, the demands placed upon kitchen space make the addition of an island an important, almost necessary element, thanks to the flexibility in what the island can be and contain. It's easy to design your own kitchen island, Firstly, you can searching for many kitchen island gallery and picture, put one of the best and suitable with your house, and start to design your own kitchen.

Firstly, Begin by choosing the look and type of material you would like to work with, including stock cabinets, molding, toe kick, glazes, feet and corbels. The stock cabinets may have to be trimmed down so that the height of the cabinets is the same.

After cut stock cabinet, you can then add beadboard panels. Beadboard panels add texture to the unfinished side of the cabinets, Nail the beadboard to the base cabinet so that it accurately lines up with the front edge of the two wall cabinets, flush with the front of the beadboard. When nailing beadboard, make sure to nail into the grooves so as avoid haing to fill in nail holes.

After that, Add the Toe Kick and Oak Wrap. To fasten the cabinets together, drill holes and screw in 1¼" screws, Add in the other sides for the toe kick. Carefully spread wood glue to create a stronger and longer lasting bond (Image 2), then nail the toe kick into place.

See the complete tips on diynetwork

Modern Home Interior Design

Modern Home Interior Design
Modern Home Interior Design

Sunday, January 1, 2012