Friday, April 29, 2011

Menata kumpulan bangunan, dan taman agar tercipta ruang positif

astudioarchitect.com Bila kita mendesain sebuah bangunan, kadangkala terdapat satu atau lebih massa bangunan, yang biasanya disebut sebagai blok bangunan. Apakah itu rumah tinggal, kawasan perumahan, ataupun sebuah blok kecil ditengah kota, berupa mall atau kumpulan bangunan. Tahukah Anda bahwa kumpulan bangunan memiliki dampak pada bagaimana bangunan dan areanya bagi kita? Ini adalah artikel yang berkelanjutan untuk mempelajari tentang penataan bangunan, yang pada akhirnya berpengaruh pada kota.

Photo by: PictureNinja.com


Photo by SFBC Operations, CC by

Photo by Lesley Middlemass, CC by

Semua bangunan berpengaruh pada bentuk dan fungsi ruang luar atau lingkungan dari bangunan tersebut. Untuk mencapai lingkungan yang baik, maka bangunan harus diintegrasikan dengan lingungan sehingga tidak terkesan berdiri sendiri. Misalnya: disekitar bangunan seperti di kampung, misalnya, terdapat berbagai aktivitas seperti berjalan di taman, bersepeda, menikmati bangunan dari luar atau dari sekitar bangunan, menaiki kendaraan baik motor ataupun mobil.

Selain itu dalam sebuah lingkungan luar kita selalu mendapati adanya tanaman, taman, perkerasan, trotoar, dan street furniture yang lain. Bentuk penataan dari blok bangunan berpengaruh langsung terhadap kesan dari bangunan. Kita tidak bisa menutup mata terhadap kesan bangunan, apakah terdapat pohon atau taman didepannya, ataukah benar-benar gersang tanpa tanaman, dimana ruang luar hanya diperuntukkan bagi mobil dan motor semata.

Tata bangunan seperti pada gambar menciptakan ruang negatif atau positif. Ruang negatif terbentuk saat dua massa bangunan, misalnya dua rumah berdekatan, tanpa adanya cara untuk memperbaiki lingkungan dengan taman ataupun tempat berkumpul. Dengan menambahkan bangunan, pohon, dinding atau pagar, maka bisa meningkatkan kesan lingkungan yang jauh lebih baik dengan ruang positif. Cara ini misalnya seperti yang banyak ada di kota-kota kita misalnya alun-alun kota, sebuah area publik yang dikelilingi oleh bangunan-bangunan sehingga bisa dipakai oleh penduduk kota berinteraksi dan bercengkerama.

Dalam skala lebih kecil, bisa diwujudkan misalnya dengan memperbaiki desain lingkungan kampung, menciptakan area untuk berkumpul misalnya playground, taman kampung, trotoar, dan sebagainya. Karena dengan lingkungan yang baik dimana kita bisa berjalan-jalan, berkumpul dengan tetangga dan saling menyapa, maka penduduk akan semakin bahagia.

Inilah yang semakin hilang dari kota-kota di Indonesia, dimana untuk menentukan dimana taman kota, adalah peran pemerintah. Sayangnya pemerintah lebih suka memperhatikan tentang bangunan saja, namun kurang memperhatikan lingkungan, akibatnya adalah pohon-pohon banyak berkurang, taman kota dijual sebagai area perumahan dan mall, trotoar tidak diperhatikan, lebih mementingkan bangunan komersial dan menggagalkan tujuan utama perancangan kota, yaitu bermanfaat dan berguna bagi warga kebanyakan.

 ________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Wednesday, April 27, 2011

Boutique Hotel - konsep desain

Foto: JBoutiquehotel.com Sebuah Butik Hotel di Bali
astudioarchitect.com Boutique hotel atau bila mungkin dibahasa Indonesia-kan adalah Butik Hotel, merupakan jenis hotel yang spesial, lebih dari jenis hotel biasa karena lebih menitik beratkan pada 'lifestyle hotel' yang bertema, punya gaya atau style, dan sangat aspiratif. Artikel ini akan memberikan sedikit pengetahuan yang barangkali bisa memberi inspirasi bagi Anda yang tertarik ataupun calon klien yang ingin membangun butik hotel. Biasanya desain hotel seperti ini cukup kecil dan diperuntukkan bagi kalangan yang terbatas. Butik hotel selalu dibuat dengan standarisasi pelayanan lebih baik dari hotel biasa dengan suasana yang nyaman, intim dan 'welcoming'. Meskipun tidak sebesar hotel yang biasanya, apalagi hotel jenis mainstream, hotel jenis butik hotel menawarkan atmosfer yang lebih kental dengan suasana nyaman dan tidak berpusat pada fasilitas yang besar.



Foto: JBoutiquehotel.com Sebuah Butik Hotel di Bali

Staf hotel yang siap selama 24 jam memberi kemudahan seperti halnya bed and breakfast, namun dengan tingkatan desain dan kenyamanan lebih tinggi. Hal ini karena sentuhan pemilik lebih terasa pada jenis hotel butik karena biasanya dimiliki oleh individu, keluarga atau perusahaan kecil.


Jenis fasilitas yang ditawarkan antara lain ruangan dengan telepon, fasilitas internet, AC, juga cable TV, meskipun kadangkala juga tidak terdapat salah satu atau beberapa fasilitas tersebut karena ingin mengutamakan suasana.

Tema ruang dan desain arsitekturnya biasanya berpusat pada satu tema, misalnya tema klasik, kolonial, mediterania, atau etnik.


 kiri: Hotel St. Regis di New York
Photo by Motn, Wikimedia Commons


Hotel ini mengutamakan desain arsitektur neo klasik dengan ciri khas desain arsitektur yang berciri khas sehingga bisa mengangkat citra butik hotel tersebut. Dengan cara yang sama, kita juga bisa membuat desain hotel dengan ciri khusus seperti hotel butik dengan desain etnik berciri khas arsitektur setempat, arsitektur kolonial, dan sebagainya. 


Kayumanis Jimbaran, Bali


________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Monday, April 25, 2011

Proses pengecoran dak beton pada proses pembangunan rumah 2 lantai

astudioarchitect.com Setelah proses pembuatan bekisting selesai, maka langkah selanjutnya dalam pembangunan rumah dua lantai sistem konstruksi konvensional adalah mengecor dak beton dimana terdapat cara manual dimana adukan semen dibuat dengan mesin molen kecil, dan cara yang lebih praktis yaitu menggunakan mesin molen besar berupa truk molen, cara kedua ini biasa disebut 'ready mix'. Untuk contoh proses pembangunan kali ini menggunakan ready mix dimana truk molen membawa beberapa meter kubik beton.





Terlihat dalam gambar, bekisting untuk cor dak lantai 2 dibuat dari papan, multipleks, kayu, dan bambu. Proses pembuatan bekisting atau cetakan dak beton cor ini berlangsung sesuai dengan luas dak beton yang dibuat. Proses pengecoran untuk dak seluas 120m2 ini memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan banyak tukang dan jumlah molen 4 buah dengan membawa sekitar 19 meter kubik beton cair.





Beberapa hal juga dipersiapkan seiring dengan pembuatan bekisting dan cor dak lantai 2, seperti pembuatan atau melanjutkan pekerjaan pasangan dinding bata di lantai 1, pembuatan berbagai elemen seperti persiapan untuk teras, dak-dak kanopi untuk atap pintu dan jendela agar tidak terkena tampias, dan sebagainya.


Pembuatan pekerjaan teras, dimana terdapat sloof untuk memberi batas pada teras, dan pekerjaan lain semacam ini, misalnya pada pekerjaan taman belakang.


Pembuatan teras dengan beton precast/ pracetak yang bisa dipesan atau dibeli di toko beton precast, dimana dibagian bawahnya terdapat beton juga, dan pasangan bata untuk kesan arsitektural.

________________________________________________

 by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Saturday, April 23, 2011

Minimalist Kitchen design -Top Futura Cucine






Futura Cucine with Minimalist Kitchen design pictures

Friday, April 22, 2011

Memaksimalkan pencahayaan alami dalam rumah kita

astudioarchitect.com Krisis energi yang dialami oleh negara kita saat ini mengakibatkan kurangnya energi listrik. Lebih dari 60 % energi listrik dikonsumsi oleh permukiman. Menyikapi hal ini, kita perlu mengedepankan penghematan energi. Ketika mendesain rumah, hemat energi juga perlu dipertimbangkan. Salah satu cara menghemat energi adalah mengurangi konsumsi listrik untuk penerangan di siang hari, sehingga tidak boros listrik. Keuntungan lainnya adalah penghematan ini juga menghemat dana sewa listrik. Langkah yang perlu diambil adalah memaksimalkan pencahayaan alami (dari cahaya matahari).


Cahaya matahari yang datang melalui jendela banyaknya ditentukan oleh besar dan bentuk jendelanya. Besarnya jendela perlu diperkirakan untuk mencukupi kebutuhan cahaya matahari. Bentuk jendela memanjang keatas menyebabkan cahaya masuk cukup banyak, namun distribusi cahayanya kurang baik. Bentuk jendela memanjang kesamping lebih efektif untuk memberikan pencahayaan optimal.

Disamping itu, penutup jendela juga memberi kontribusi pada gelap terang suatu ruangan. Sebaiknya, jendela memiliki tirai, atau penutup lain yang dapat diatur sehingga tingkat terang dan gelap dalam ruangan dapat diatur pula.

Bahan penutup jendela juga berperan dalam masuknya pencahayaan. Kaca bening adalah bahan terbaik untuk meneruskan cahaya kedalam ruangan, meneruskan cahaya hingga 90%. Kaca berwarna dapat mengurangi cahaya yang masuk menjadi sangat kecil hingga 10%, misalnya kaca hitam. Bahan buram seperti plastik, kaca buram atau fiber glass putih juga menyerap cahaya hingga hanya 30%. Artinya, semakin bening
kacanya, semakin dapat meneruskan cahaya kedalam. Untuk ruang yang tersembunyi atau kurang pencahayaannya, lebih baik tidak memakai kaca berwarna atau buram.

Selain bahan penutup jendela, bahan lain yang perlu dipertimbangkan adalah finishing tembok, warna perabot, langit-langit dan lantai. Pada dasarnya warna terbaik untuk memantulkan cahaya adalah warna putih, sehingga tembok berwarna putih sangat baik untuk meminimalkan pencahayan buatan. Warna hitam adalah warna terburuk untuk memantulkan cahaya, sehingga ruangan lebih gelap. Warna-warna pastel sering dipilih karena cukup baik memantulkan cahaya dan kesan ruangan menjadi hangat.

Perabot juga perlu mendapat perhatian dengan warna sesuai. Warna perabot yang muda, seperti warna pastel, akan membantu memantulkan cahaya lebih baik sehingga pencahayaan alami lebih efektif. Untuk ruangan yang sempit dan agak gelap, perabot berwarna muda akan membantu memaksimalkan pencahayaan.

Di perkotaan, karena seringkali ruang-ruang tidak mendapatkan sinar matahari langsung, maka pencahayaan banyak bergantung pada pantulan cahaya dari permukaan tanah, perkerasan atau dari bangunan sekitarnya. Bila hal ini terjadi langkah yang perlu diambil adalah memaksimalkan pantulan dari perkerasan atau tanah tersebut menggunakan bahan yang memantulkan cahaya dengan baik, misalnya warna putih untuk perkerasan yang memantulkan cahaya (memantulkan cahaya hingga 70%). Rumput tidak terlalu bagus untuk memantulkan cahaya (hanya 6%). Hal ini perlu dikonsultasikan dengan arsitek yang menangani desain rumah.

________________________________________________
 by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Minimalist and luxury Office Design Ideas



Minimalist and luxury Office Design Ideas

Narrowness of the acreage for offices and the aerial amount of rent, fabricated some bodies accept the barn as his office. Small abode in your appointment is additionally a coercion on authoritative the blueprint design. We accommodate the best sample avant-garde minimalist appointment barn architecture account on this post. Minimalist appliance is bare to accomplish your multi-functional garage.

Best lighting for appointment autogenous decorating will accomplish the appointment a avant-garde look. You should be able to baddest a chair, table and chiffonier with minimalist architecture that can abutment your work, both the akin of abundance and design.

Minimalist and ablaze carpeting tiles will accomplish your appointment affluence looks. ablaze blush for bank painting and minimalist bank arrangement accomplish your appointment attending spacious. You can see the photos of best archetype avant-garde minimalist appointment barn architecture account below.

How to Creatively Add More Shoe Storage to your Closet

In every home there is a certain item(s) that is the culprit of most storage problems. In the kid’s rooms it may be too many toys and in the garage it is too many boxes. If you are someone who enjoys shoes, and actually have more shoes than clothes, your closet storage may be paying the price! Shoe storage is a challenge because of the space needed, and that pairs of shoes must stay together for organization and ease of finding. If you are struggling with finding more shoe storage, try these simple tips:


Assess you current shoes and storage area: There are several different shoe scenarios that need to be determined first. In order to create storage, you will need to purge, donate, or throw away. Determine if your current shoe stock are shoes that you actually wear or if they are old and need to be removed. If you actually wear the shoes then a plan for storage is in order.


  • Separate your closet into areas: Shoe storage can be as simple as a shelf, or it can be as elaborate as a formal shoe organization ‘system’, complete with clear bins, and photographs of the shoe on the outside of the bin. Determine what areas of your closet can be used for only shoes. Shoes shouldn’t be intermingled with hanging clothes. The better line of site you have to your shoes the better. Separate clothes, accessories, large items in an adjacent area away from shoes.
  • Treat your shoes like display: If you have shoes that are as beautiful off your feet as on, you may consider storing your shoes like display items! Consider using creative shelves, and decorative molding to hang heeled shoes from. This display will make it easy to pick shoes out in a hurry and make your bedroom look ultra chic! Closet organization systems can be made to look as beautiful as cabinetry and custom millwork. Depending on your budget and your decorative style, there is a shoe display to meet your needs.
 

Give current storage a multifunctional purpose: Look through your current storage closet and see where you can steal space. Use hanging shoe dividers on the back or inside of closet doors. Use upper shelves of closets, and maximize vertical height by adding on shoe shelving. If you have space, dedicate an entire coat or broom closet to shoe organization. You may be able to relocate household items to a laundry room or utility room hanging wall storage area. Use under bed rolling clear bins for seasonal and occasional footwear to maximize space in your closet for everyday shoes.


Shoe storage in your home shouldn’t be difficult and depending on how many shoes you have, it can be made easier by following these tips. Consider how much space you have to work with and consider accruing less shoes than you have space for. In order for your shoe storage to work for an extended amount of time you will have to keep track of your growth. If you are an avid shoe shopper, your creative storage area will need to be able to accommodate growth, or you will be stuck right back in the same place, again!

Thursday, April 21, 2011

New Youth Bedroom Fun Decorating Design

Youth Bedroom Fun Decorating Design

Youth Bedroom Fun Decorating Design

Moving parts such as the puff yin yang and a platform bed that fits the social area, resolve an enviable teen room. A room full of character. The young owner of the room, explained his tastes to the architect and jointly proposed this huge space and well-done. The bedroom has been solved in a rectangular space of about 21 m2, so that when girlfriends had received clearance to be with them comfortably.

New Youth Bedroom Fun Decorating Design
Teen Bedroom

The work area is well defined with shelves, table glass and cork boards, glass and magnet to leave messages. Also installed an enlarged photograph of the glass. The bed is on a wooden platform of 7.5 m2. We used the slope to give movement to the scene and by the way, providing opportunities for multiple uses, such as having an element that most sit next to puff ying yang, frames the social space. Complement the design, a glass shelves illuminated retro.

Modern Woods Dinning Table Furniture

Modern Woods Dinning Table Furniture

Modern Woods Dinning Table Furniture

Modern Wood Top Dining Table – Elvis by Cattelan



The top is available in wenge and walnut finish. You could find the further information about this wood top dining table on Cattelan site.

Wednesday, April 20, 2011

Best Christmas Bedroom Decorations Idea

Best Christmas Bedroom Decorations Idea

Christmas Bedroom Decorations Picture Ideas :

Best Christmas Bedroom Decorations Idea

Best Christmas Bedroom Decorations Idea

Best Christmas Bedroom Decorations Idea

Best Christmas Bedroom Decorations Idea

Best Christmas Bedroom Decorations Idea

Monday, April 18, 2011

Ide 'taman vertikal' untuk memiliki taman tanpa lahan

astudioarchitect.com Lahan rumah menyempit karena dipakai untuk ruang-ruang rumah tinggal, kadangkala hampir tak ada lagi tanah tersisa dalam rumah. Bagaimana bila kita ingin berkebun misalnya menanam tomat, lombok, dsb? Saat ini, sudah banyak orang mempraktekkan 'kebun vertikal' atau dalam bahasa Inggris: vertical garden. Cara ini berarti menumbuhkan tanaman dengan cara vertikal dengan memakai beberapa metode, misalnya dengan memakai pot-pot tanaman untuk disusun secara vertikal, menggunakan media hidroponik yang diatur secara vertikal, maupun tanaman rambat.


desain taman vertikal dengan menggunakan frame besi yang biasa untuk digunakan sebagai bahan besi dalam beton bertulang. Desain dengan frame besi bertulang ini juga bisa dipakai untuk pagar taman depan, pagar balkon, dan lain-lain dengan menggunakan tanaman outdoor maupun indoor. 



Pagar taman vertikal yang rimbun dan asri, bisa dibuat juga dengan frame besi hollow, besi tulangan atau ram kawat yang bisa dibeli di toko bangunan. Biaya pembuatan tergantung pada bahan dan biaya las serta tukang. Selebihnya adalah pot tanaman atau media hidroponik. 

Untuk jenis pagar atau dinding 'hijau' dengan konsep taman vertikal ini, kita bisa juga membuat dinding yang memang ditanami, misalnya dengan membuat selang-seling tembok dan tanaman. Dengan cara ini kita bisa memperbaiki kesan dinding samping, dinding belakang, maupun dinding eksterior rumah kita. Tanaman yang baik untuk ditanam bisa jadi tanaman untuk keperluan sehari-hari seperti sayuran dan obat. Dengan cara ini kita bisa menghemat untuk biaya belanja bulanan, sekaligus memperindah lingkungan sekitar rumah. Kita juga bisa merasa lebih nyaman dan dekat dengan alam.



________________________________________________
Photos from various sources
writing by Probo Hindarto
© Copyright 2011
astudio Indonesia. All rights reserved.

Coma Uma Ubud Hotel Resort in Ubud Bali ,Indonesia

Did you know Bali? I'm sure you all must know Bali. Bali is located in the territory of the Republic of Indonesia is famous for its natural beauty and culture that makes people fascinated and hypnotized to want to come back. Here we will present a design called Coma Uma Ubud Hotel Resort is located in the area of Ubud, Bali. The design of this hotel combines feel of traditional culture with modern culture .The resort has a total of 29 rooms, some of which are terrace rooms with “comfortable four-poster bed draped in white voile”, garden rooms with access to the fish pond and seating area and suites. An incredible 25-metre pool offers a chance for guests to be surrounded by green lawns and tropical trees. And in case the visitors get tired of sun bathing, nature activities with dedicated tour guides await. The rooms can be booked at prices ranging from $260 to $555 per person per night. Looks inviting?