Friday, October 28, 2011

6 Faktor penting memilih lahan rumah yang tepat


astudioarchitect.com Tidak banyak orang yang punya kesempatan memilih lahan untuk hidup, namun bila kita boleh memilih karena punya dana, lahan seperti apa yang akan kita pilih? Dalam menentukan lahan yang akan kita bangun sebagai area rumah, sebenarnya terdapat faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap bangunan. Disamping faktor ekonomis seperti harga lahan, lokasi, dan prospek lahan sebagai investasi, ternyata iklim juga berpengaruh besar. Sebelum membeli lahan bangunan, faktor apa sajakah yang harus kita perhatikan?


1 Harga Lahan dan Lokasi
Dari semua faktor yang perlu diperhatikan, harga lahan dan lokasi merupakan faktor pertama dan terpenting. Saat kita memiliki sejumlah dana untuk membeli lahan baru, maka kita memiliki beberapa pilihan.

Lahan dikota makin jarang, sedangkan fasilitas hidup banyak berada dikota, sehingga harga lahan kosong dikota biasanya sangatlah tinggi. Lahan terbatas juga menyebabkan kita harus mencari alternatif untuk mendapatkan lahan, yaitu dengan membeli rumah bekas (second) dan merombaknya menjadi rumah baru. Renovasi memerlukan dana lebih banyak karena kita harus membeli bangunan lama dan kemudian merobohkan, atau merenovasi menjadi bangunan baru. Bila dengan dana yang ada mencukupi untuk membeli rumah di kota, kita juga harus mempertimbangkan beberapa hal seperti lokasinya apakah benar-benar bagus untuk hidup sebagai rumah tinggal, ataukah lebih baik untuk tempat usaha. Perhitungkan bila Anda ingin memakainya sebagai tempat usaha biasanya terletak di daerah yang sudah bagus perkembangannya dalam arti dilalui banyak kendaraan dan cukup ramai. Namun terlalu ramai tidak baik karena bunyi bising kendaraan, orang lalu lalang, kargo bongkar muat, dan sebagainya. Bila memungkinkan, sebaiknya membeli lahan diarea perumahan dengan sarana jalan, taman, dan saluran air yang memadai serta jauh dari suara dan polusi. Harga lahan dikota memang tinggi, namun perkembangan harga lahan dan bangunannya juga cepat.

Harga lahan didaerah rural atau pedesaan lebih murah daripada dikota besar, bila kita mau hidup sedikit didaerah pinggiran. Keuntungan dari membeli didaerah yang masih sepi adalah biasanya harga lahan masih murah dan suasana yang sepi dengan jalan yang lengang bisa membantu untuk menurunkan tingkat stress dalam hidup. Namun untuk fasilitas lahan didaerah yang agak terpencil biasanya kurang. Kondisi jalan kurang memadai karena kecil dan pemerintah masih belum memperhatikan perkembangan kedepan dari lingkungan pedesaan. Untuk mencapai area kota dengan banyak fasilitas seperti universitas, rumah sakit, kantor, dan pusat perbelanjaan, kita harus mengeluarkan biaya lebih untuk ongkos transportasi.

2 Perkembangan Investasi
Lahan merupakan bagian dari bisnis property yang menjanjikan karena harga tanah selalu naik dan jarang sekali turun kecuali karena sebab-sebab seperti bencana alam. Memiliki lahan dan rumah yang bisa dijual merupakan bagian dari cara berinvestasi agar masa depan lebih baik. Dalam waktu 10 tahun, harga property bisa naik hingga 20 kali lipat, sedangkan bila kita menggunakan layanan asuransi dengan membayar premi maka hasil dari investasi asuransi biasanya terbatas hingga 10 kali lipat. Nilai tanah yang semakin naik disebabkan stok lahan tidak pernah bertambah dan selalu dibutuhkan sebagai tempat tinggal dan usaha. Karena itu bila kita menginginkan perkembangan dari investasi lahan untuk rumah atau bangunan lain, perhatikan lokasi dan perkembangan harga lahan disekitarnya.

Rumah pertama yang dimiliki keluarga biasanya ditinggali sendiri dan bukan merupakan aset yang mendatangkan keuntungan untuk bisnis property, karena tidak bisa disewakan. Property seperti rumah dan tempat usaha bisa memiliki nilai investasi apabila menghasilkan keuntungan yaitu bisa disewakan ataupun dijual dengan harga lebih tinggi. Selain itu bangunan juga bisa dipakai sebagai sarana mendapatkan penghasilan dengan difungsikan sebagai tempat usaha seperti restoran, toko, kantor dan sebagainya. Bila rumah juga berfungsi sebagai kantor, maka nilainya akan berlipat bagi keluarga karena tidak harus menyewa kantor, bekerja kepada orang lain dan menghemat bahkan menghilangkan biaya transportasi.



3 Arah Hadap lahan
Lahan menghadap ke timur biasanya lebih disukai daripada menghadap ke barat, karena sinar matahari pagi tidak terlalu panas bila dibandingkan sore hari. Kadang-kadang untuk menghindari panas, lahan kavling dijual menghadap utara dan selatan, dimana menurut feng shui, arah utara lebih baik, namun menurut primbon Jawa, arah selatan lebih baik.

4 Aliran Udara
Bila memungkinkan, kita harus melihat bagaimana aliran udara didalam lahan, yang hubungannya nanti dengan dimana kita meletakkan jendela dan ventilasi. Pada saat lahan masih kosong, biasanya kita belum bisa merasakan benar-benar tentang kemungkinan aliran udara yang kurang saat rumah dibangun. Terutama bila lahan kecil dan kebutuhan ruang rumah cukup banyak, kita juga seharusnya memperhatikan arah angin yang mungkin masuk kedalam area lahan. Hubungannya adalah dengan bangunan-bangunan tetangga yang sudah ada, apakah bangunan tetangga akan menutup aliran udara ke arah lahan?

Lahan yang baik untuk rumah tinggal seharusnya merupakan lahan luas dengan bangunan berdiri di area tengah atau berada diarea taman rumah sehingga ventilasi bisa datang dari semua arah dan ruang. Hal ini memungkinkan untuk lahan bakal rumah yang benar-benar luas sehingga rumah bisa memiliki taman depan, samping dan belakang seperti rumah-rumah di pedesaan jaman dahulu. Lahan seperti ini memungkinkan kita hidup sehat dengan udara dan pohon-pohon rindang disekitar rumah.

5 Resapan Air
Tentunya kita tidak menghendaki bahwa area lahan rumah kita berada di daerah yang sering banjir atau merupakan area 'banjir tahunan', karena itu kita harus memperhatikan apakah drainase disekitar lahan mencukupi untuk tidak adanya banjir. Saat ini memang pemerintah belum serius untuk menangani perihal drainase, kecuali bila sudah terjadi banjir. Drainase perumahan cenderung dibuat dengan asal ada dan kurang memperhatikan cukup tidaknya dimensi drainase terhadap aliran air. Pengembang yang baik akan memperhatikan ukuran saluran air atau got didepan lahan. Demikian juga pemerintah daerah seharusnya bisa memperhitungkan daya tampung saluran kota agar tidak terjadi banjir.

Akan lebih baik bila area rumah memiliki resapan air yang memadai berupa lahan taman yang masih bisa menampung air hujan dan meresapkannya kedalam tanah. Lahan yang baik yang memungkinkan untuk hal ini, biasanya saat ini hanya berada di pedesaan dimana lahan masih luas dan murah, serta letak rumah tidak saling berdekatan.

6 Faktor-faktor lainApakah kondisi lahan sesuai untuk dibangun rumah diatasnya? Kita perlu mempertimbangkan hal-hal berikut:
· Apakah luasan site sesuai dengan banyak dan jenis ruang-ruang yang kita inginkan? Atau sebaliknya, berapa banyak ruang dan jenis-jenis ruang yang bisa dibangun diatas lahan tersebut?
· Apakah lingkungannya terhindar dari faktor-faktor merugikan kesehatan seperti kawat listrik bertegangan tinggi, limbah buangan pabrik atau asap yang merugikan kesehatan, polusi udara dari kendaraan dan debu jalan yang berlebihan, polusi udara dari sumber pencemaran udara seperti asap pabrik, tempat pembuangan sampah atau peternakan? Gangguan-gangguan terhadap kesehatan ini apabila berlangsung secara terus menerus dapat mengakibatkan penyakit yang tidak diinginkan.
· Bagaimana bentuk site dan apa pengaruhnya terhadap ruang-ruang dalam hunian? Apakah bentuknya kotak, trapesium, dan sebagainya.
· Apakah letak lahan cukup mudah dijangkau dari jalan?
· Apakah lahan ini bisa memiliki pencahayaan alami dan bagaimana arah sinar matahari pada pagi, siang dan sore hari?
· Apakah kualitas tanahnya cukup baik dan tidak terkena bahan kimia berbahaya?

Dengan mengerti berbagai faktor ini, diharapkan kita juga cukup jeli untuk melihat dan mempertimbangkan berbagai faktor dalam memilih lahan untuk rumah dan bangunan lainnya.

 ________________________________________________
by Probo Hindarto
Image copyright:
top image: Some rights reserved by Jeda Villa Bali
bottom image: Some rights reserved by ALWH

© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Wednesday, October 26, 2011

Rumah dua lantai beratap miring

astudioarchitect.com Desain rumah ini ditanyakan oleh Bapak Anies Winarso dari Semarang yang saya buat untuk konsultasi di koran Seputar Indonesia. Berikut ini pertanyaan Beliau:
Bersama ini saya sampaikan bahwa saya mempunyai lahan / tanah dengan luas 236 m2 (lebar depan : 8m, dan panjang ke belakang : 29,5m). Adapun rencana planning saya dalam pembangunan rumah nantinya (perkiraan 1-2bln kedepan) akan kami bangun +/- 144m2 ( 8m x 18m ) dari lahan tersebut (menyisakan halaman depan 5,5m dan belakang 6m)





 rincian (denah 2 lantai) sbb :

1).  4 kmr tdr (1 kmr tdr utama + 2 kmr tdr anak + 1 kmr tdr tamu), kmr mandi dlm dan luar. (lantai dasar/lantai 1 = 1 kmr tdr tamu dan kmr utama)
2).  1 kmr tdr pembantu
3).  Ruang tamu
4).  Ruang keluarga
5).  Mushola
6).  Dapur
7).  Taman dlm rumah + kolam ikan ada air terjun / waterfall )
8).  Teras dan Taman depan rumah dan belakang
9).  Garasi mobil
10). Tampat cuci jemur.

Mungkin bapak punya gambar denah yang sekiranya bagus - bagus dan menarik ataupun saran2 bapak yang sekiranya cocok untuk pengalokasian luas lahan yang rencana saya bangun tersebut nantinya . Mohon sekiranya dapat membantu dalam pembikinan denah tersebut. Atas perhatiannya saya ucapakan banyak terima kasih.

Salam,
Anies Winarso
Semarang

--------------------------------------------------

Jawaban:


 Dear Bapak Anies Winarso,
Terimakasih atas pertanyaan Bapak. Untuk lahan yang seluas ini banyak pilihan konfigurasi ruang yang bisa dibuat, dan salah satunya adalah desain denah yang saya buat ini. Semua kebutuhan ruang sudah saya masukkan, dengan tidak ada masalah. Hanya saja di bagian belakang jadi lebih kecil dari perkiraan 6 meter panjang taman kearah belakang. Adanya beberapa taman kecil yang memiliki bukaan ke atas (tanpa atap) bisa menjadi solusi untuk memasukkan pencahayaan dan penghawaan alami untuk ruang-ruang dalam rumah. Taman dalam sebaiknya tidak ditutup seluruhnya, namun harus memiliki akses ke sinar matahari dan udara luar agar rumah tetap sejuk dan nyaman.

Desain tampilan depan rumah merupakan desain sederhana dengan bentuk atap miring yang mungkin memerlukan talang. Secara umum, bentuk desain rumah ini mengikuti fungsi ruang-ruang didalamnya sehingga lebih efektif.

Demikian jawaban dan desain saya,
semoga bisa membantu Bapak dalam merencanakan dan membangun.

Salam,

Probo Hindarto



________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tuesday, October 25, 2011

31 Desain terbaik Rumah Mungil Hijau + Konsep Perancangan [buku]

astudioarchitect.com Rumah yang 'hijau' atau ramah lingkungan bermanfaat bagi penghuni dan juga lingkungan sekitar rumah. Seiring dengan berjalannya waktu rumah-rumah banyak yang didesain diatas lahan terbatas dan mungil. Konsep perancangan 'hijau' seringkali menjadi kendala mengingat tidak semua konsep bisa diterapkan dalam desain rumah mungil. Buku ini mengupas banyak tentang konsep rumah mungil yang 'hijau' dan merupakan konsep rancangan hasil sayembara. Ditulis oleh Imelda Akmal.



KUTIPAN: Mengapa Arsitektur Rumah Mungil Hijau?
Rumah mungil hijau adalah penerapan arsitektur hijau dalam hunian yang menempati lahan terbatas. Banyak ahli berpendapat, rumah mungil hijau adalah hunian masa depan yang sudah seharusnya diterapkan dimanapun di dunia, terutama di kota kota besar.

Tinggal di rumah mungil dalam beberapa sisi sangat menguntungkan. Tidak hanya karena harganya yang relatif lebih rendah, tapi juga karena biaya perawatannya yang cenderung lebih hemat dan sistem pengaturan serta pengawasannya yang lebih mudah.

Arsitektur Hijau?
Sederhananya, arsitektur hijau adalah perancangan dan pembangunan sebuah konstruksi dengan pendekatan desain dan metode yang seminimal mungkin memiliki dampak yang merugikan lingkungan. Karena itu, arsitektur hijau sering disebut arsitektur ramah lingkungan. 

sumber gambar: buku 31 Desain terbaik Rumah Mungil Hijau + Konsep Perancangan

Secara umum disepakati bahwa bangunan hijau merupakan struktur yang berlokasi, dirancang, dibangun, direnovasi, dan dioperasikan dengan efisien sehingga akan sesedikit mungkin merugikan lingkungan. Arsitektur hijau yang tidak akan meminimalisasi, namun memiliki sistem yang berdampak positif bagi lingkungan, ekonomi, dan sosial sepanjang umur bangunan tersebut disebut arsitektur berkelanjutan atau sustainable architecture dan merupakan tujuan tertinggi dari konsep green architecture ini. 

Reduce, Reuse, Ricycle
Ada beberapa pendekatan untuk membangun sebuah bangunan hijau, yaitu yang biasa dikenal dengan tiga kata sederhana: reduce, reuse, dan ricycle. Sebenarnya ketiga hal ini sudah menjadi kebiasaan dasar seseorang yang peduli lingkungan.

Reduce. Bangunan hijau mengutamakan penggunaan material lokal yang dibiarkan alami atau dipoles dengan material ramah lingkungan untuk mengurangi jejak karbon dan zat racun yang dihasilkan proses transportasi serta finishing. 

Bangunan hijau mengutamakan ventilasi yang baik dan pencahayaan yang optimal sehingga mengurangi pemakaian listrik. Bangunan hijau juga mengutamakan . efisiensi utilitas dan pemipaan, menghemat pemakaian air, terutama air tanah, dengan membuat banyak penghijauan dan memanfaatkan air hujan sebagai salah satu sumber airnya.

Reuse. Menggunakan ulang. Memakai kembali dan memperpanjang usia manfaat dari berbagai benda yang sudah dipakai. Ini dengan sendirinya mengurangi jumlah sampah dan limbah bangunan. Dalam kasus kasus renovasi, bangunan hijau akan memakai kembali secara optimal material dari bangunan lama seperti kusen, genteng, penutup lantai dan teralis.

Recycle. Mendaur ulang. Merupakan usaha penggunaan ulang barang atau bahan yang sudah digunakan dengan menambahkan bahan lain dan menggunakan teknologi sehingga menghasilkan suatu benda atau bahan yang baru untuk digunakan kembali. Bangunan hijau turut memperbarui energi dengan memanfaatkan teknologi panel surya yang memakai panas matahari sebagai sumber energinya - demikian juga energi air dan angin.


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Thursday, October 20, 2011

Tour rumah hemat energi Solar Decathlon

astudioarchitect.com Rumah ini merupakan konsep rumah hemat energi 0% yang dirancang agar tidak menggunakan energi listrik sama sekali dengan cara memakai panel surya untuk mendapatkan energi listrik. Panel surya mengambil energi dari sinar matahari dan mengubahnya menjadi listrik siap pakai. Di Indonesia, semakin banyak penyedia generator panel surya penghasil listrik mandiri. Selain itu, rumah ini juga memiliki desain yang unik yaitu adanya teras yang cukup luas yang berada dibawah naungan panel surya.  Didesain oleh tim Appalachian State University (Canada) untuk Solar Decathlon 2011.


Foto bagian luar bangunan rumah. Terlihat bahwa rumah merupakan satu bangunan yang dilengkapi dengan teras dibawah atap panel surya. 

Atap panel surya dengan terasan di bagian bawahnya.

Bagian dalam bangunan rumah yang merupakan ruang keluarga, dapur dan ruang makan dalam satu area. 

Penataan yang kompak dan tidak menyita ruang terlalu banyak, terintegrasi dengan baik melalui desain panel dan kabinet dinding 

Desain kamar mandi yang minimalis, dengan menggunakan dinding dari lembaran metal. 

kamar tidur.

Bagian rumah yaitu wardrobe yang menuju ruang kamar mandi, dibuat dari kabinet kayu. 

Sumber foto-foto: Jim Tetro/U.S. Department of Energy Solar Decathlon. 


 ________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Wednesday, October 19, 2011

HOW TO CREATE ABSTRACT WALL ART Interior Design Art Ideas



HOW TO CREATE ABSTRACT WALL ART Interior design art ideas

HOW TO CREATE ABSTRACT WALL ART Interior design art ideaswww.artfusionproductions.com.au Art Fusion Interior Design Art Studio & Gallery is located at Petersham Sydney Australia. In our studio we create ...

Tuesday, October 18, 2011

Bahasa Pohon Selamatkan Bumi [buku]

astudioarchitect.com Memahami apa yang ada disekitar kita, berkaitan dengan arsitektur dan lingkungan, bisa kita temukan saat membaca buku yang ditulis oleh Nirwono Joga dan Yori Antar ini. Sebuah buku dengan paparan sederhana tentang berbagai fakta dan problema sehari-hari yang menghimpit kota besar Jakarta. Dituturkan dalam bahasa yang mudah dimengerti untuk membuat kita berpikir tentang banyak hal, Nirwono Joga dan Yori Antar mengambil banyak kasus yang tidak mencoba untuk menyelesaikan semua masalah, namun kadang memberi sebuah pencerahan. 


Kutipan:
Menginginkan Jakarta dan kota besar lainnya yang bebas
banjir adalah keinginan sederhana dan wajar. Namun banjir
di Jakarta sejatinya berhulu pada masalah kepemimpinan
(politik), visi, dan pemahaman pada skala prioritas.
Fenomena alam akan selalu menimbulkan permasalahan
berupa musibah atau bencana manakala kehidupan manusia
terganggu atau jiwa mereka terancam. Bencana hanya
berlaku pada kawasan tempat manusia tinggal dan
menyebabkan korban jiwa. Kehilangan harta benda, atau
telah mengganggu perikehidupan aktivitas manusia.

Sebab akibat
Dahulu kala Jakarta masih berpenduduk sedikit dan
menyediakan begitu luas ruang terbuka hijau (RTH).
Namun. pembangunan fisik struktur kota yang menuju
arah maksimal telah menggerogoti RTH yang notabene
daerah resapan air. Semua warga lakarta harus sadar bahwa
banjir adalah soal tata kota yang semrawut yang lebih
mementingkan pembangunan sarana fisik, baik itu berupa
hotel, apartemen, mal, jalan tol, maupun lahan parkir.
Pembangunan sarana baik ini rnenghabiskan ruang terbuka
hijau (RTH) dalam area yang sangat luas dan tidak berfokus
dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Luasan RTH yang juga berfungsi sebagai daerah resapan
air terus berkurang secara sistematis

Bumi dan perempuan adalah ratu. Kata bumi sendiri
berkonotasi perempuan. Bumi tempat pohon berpijak
rnenghujamkan akarnya. Bumi, pohon, dan perempuan
menginspirasi Garin Nugroho untuk membuat film
terbarunya berjudul Under The Tree. Bagi Garin, pohon
mempunyai banyak makna yang menjadi bagian tak
terlupakan dalam kehidupan semua orang di Bumi. Pohon
dan perempuan juga telah mendorong Gerakan Perempuan
Tanam dan Pelihara Sepuluh Juta Pohon setiap tanggal I
Desember) untuk menyelamatkan Bumi.

Pohon beringin dipilih sebagai lambang
Persatuan lndonesia, sila ketiga Pancasila Pohon kalpataru
, pohon kehidupan. dijadikan simbol
penghargaan bagi pahlawan pelestarian lingkungan hidup.
Meski bukan partai hijau, sebuah partai politik besar justru
memakai lambang pohon beringin untuk mencitrakan
partai yang memberi keteduhan kepada rakyat.
Pusat-pusat kota di Jawa ditandai dengan dua pohon
beringin kurung di alun-alun sebagai titik nol kota. Pohon
kamboja banyak ditanam di pura-pura suci
di Bali atau di tanah pemakaman di Jawa.
Sebutan kota-kota kita juga ada yang berasal dari ciri khas
pohon-pohonnya. seperti Semarang (pohon asem yang
ditanam jarang-jarang). Bogor yang identik dengan pohon
kenari. Begitu pula sejumlah kawasan di Jakarta dulu Sunda

United Nations Environment Programme (UNEP. 2007)
berkampanye 'Plant for the Planet: Billion Tree Campaign'.
sebagai salah satu upaya memulihkan kembali kondisi Bumi
dari pemanasan global melalui gerakan menanam pohon. Di negara kita.
gerakan penghijauan masih sekadar seremonial belaka.
Terbengkalai, tidak dipelihara, dan mati.

Menanam pohon ada aturannya, tidak asal tanam.
Penanaman pohon mensyaratkan kecocokan jenis pohon
(pantai, dataran rendah, pegunungan), fungsi (ekologis.
ekonomis, estetis), ketepatan cara (standar keamanan dan
keselamatan), waktu penanaman, penyediaan, pemilihan.
dan pendistribusian (dalam jumlah besar), serta
pemeliharaan. Penanaman memperhatikan
segi estetika arsitektural, lanskap visual kota, peran
maksimal terhadap lingkungan, keamanan konstruksi,
batang yang tidak mudah patah, dan umur yang panjang,
yaitu sampai ratusan tahun.

Pohon-pohon pengikat tanah dan penyimpan air tanah
ditanam di lahan kritis yang rawan longsor dan erosi. Pohon
bakau mernagari kawasan tepian pantai menyusup
ke jantung kota melalui bantaran kali untuk mencegah
intrusi air laut, menahan abrasi pantai, menahan air pasang,
angin. dan gelombang besar dari lautan lepas, mencegah
pendangkalan dan penyempitan badan air, menyerap
limpahan air dari daratan (saat banjir), menetralisasi
pencemaran air laut. dan melestarikan habitat tiga ekosistem
hutan bakau yang kaya keanekaragaman hayati.

Jenis pohon yang terpilih sebagai pobon penyelamatan
(escape trees) ditanam di sepanjang jalur evakuasi bencana
(escape route) menuju taman atau bangunan penyelamatan
(escape building) lainnya. Penanaman pohon besar di
sepanjang jalur hijau jalan. jalur pedestrian. bantaran rel
kereta api, jalur tegangan tinggi, serta jalur tepian air
bantaran kali, situ, waduk, tepi pantai, dan rawa-rawa akan
membentuk infrastruktur hijau raksasa yang berfungsi
ekologis. Kota pohon memberikan keteduhan pada pejalan
kaki dan pengendara sepeda.

Berbagai penelitian membuktikan satu hektar ruang terbuka
hijau (RTH) yang dipenuhi pohon besar menghasilkan 0.6
ton O2 untuk 1500 penduduk/hari, menyerap 2.5 ton
02/tahun, menyimpan 900 ml air tanah/tahun, mentransfer air 4.000 liter/hari,
menurunkan suhu 5-8 derajat Celsius, meredam kebisingan
25-80 persen, dan mengurangi kekuatan angin 75-80 persen.
Setiap mobil mengeluarkan gas emisi yang dapat diserap
oleh 4 pohon dewasa (tinggi I0 meter ke atas, diameter
batang lebih dari 10 sentimeter, tajuk lebar, berdaun lebat).
Pemerintah perlu mensurvei ulang mendeteksi tingkat
kesehatan dan keamanan, serta mengambil tindakan
perawatan, pemeliharaan, dan asuransi pohon.




 ________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Minecraft - Lets Play Pt 23 - Interior Design



Minecraft - Lets Play pt 23 - Interior Design

Minecraft - Lets Play pt 23 - Interior DesignWhat's up guys ;P In this episode I design the inside of my house! Enjoy! Leave a like if you like the video! Favourite the video if you really ...

Monday, October 17, 2011

The Natural Swimming Pool Design in the World

If you are planning to have a swimming pool, maybe you need to input a concept idea to build your dream pool. Here we will try to provide views of the pool design idea is very interesting and admirable, in which this design concept has been implemented in a tangible form that has been built and enjoyed by people in different parts of the world. The majority of building this amazing pool has a natural concept, so in addition to beautiful to look fancy but impressed. For people who have felt the soak or swim in the pool will be amazed, and will have an unforgettable experience.































Ayurveda SPA and Sauna by Studio Alberto Apostoli

Here is a modern health center project designs developed by Studio Alberto Apostoli is located in the Garden of Belfiore. Health center is housed in a room in a hotel floor Wellness Dhara. The hotel has a dimension of "Ayurveda" where the term "Ayurveda" is a term in Sanskrit which literally translates as "Knowledge of life". This project aims to create a balance SPA classical elements such as shapes, materials, colors and lights. Selection of the elements are chosen with great care so that classic feel is not lost, so that from these elements make the people in it to be relaxed. The design and construction of SPA makes use of local materials and utilize some of the natural nuances around the site, one of which is natural spring water discovered during construction, so it can be used as a source of natural water for the needs of the  relaxation pool, SPA and sauna. Besides the natural elements such as natural stone, wood, bamboo and olive trees made of material elements that adorn the interior of SPA and sauna room.