Tuesday, November 29, 2011

Renovasi Rumah menjadi Rumah Usaha [buku]



astudioarchitect.com Dalam berumah tangga, kadang kita memerlukan tambahan penghasilan karena berbagai keperluan yang semakin banyak dan tak terhindarkan, seperti anak yang membutuhkan biaya sekolah, uang makan sehari-hari makin menipis karena beban kredit, dan sebagainya. Banyak orang kemudian merubah fungsi rumah tidak hanya sebagai rumah saja, tapi juga sebagai tempat usaha. Banyak faktor yang perlu kita pertimbangkan dalam merenovasi bangunan rumah menjadi tempat usaha. Buku yang ditulis oleh Gatut Susanta ini membahas tentang aspek-aspek mengapa dan bagaimana merenovasi rumah biasa menjadi tempat usaha, selain itu juga membahas tentang aspek teknis pembangunannya. 


Kutipan: Saat ini usaha di rumah merupakan salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi waktu, sumber pendapatan, dan penopang keuangan sebuah keluarga. Selain itu, usaha di rumah membuat usahawan/profesional menjatuhkan pilihan menyulap sebagian ruang di rumah menjadi tempat usaha tanpa harus membangun bangunan baru. Ada beberapa alasan usahawan/profesional memilih usaha di rumah, yaitu sebagai berikut.

• Adanya peluang target pasar di lingkungan rumah.
• Karakter lingkungan sekitar sudah dikenal sehingga memberi pengaruh yang baik terhadap psikologi pengusaha, menambah semangat, dan percaya diri.


Merenovasi sebagian rumah menjadi tempat usaha adalah pilihan tepat tanpa harus membangun bangunan batu

• Ada banyak pilihan jenis usaha yang dapat dilakukan di rumah tanpa harus bermodal besar untuk membeli ruko atau kios di tempat lain.
• Sulitnya mendapatkan modal untuk menunjang usaha di wilayah lain.
• Waktu merenovasi lebih hemat dibanding dengan membangun baru sehingga usaha dapat segera berjalan.
• Anggota keluarga dapat dimaksimalkan menjadi bagian dari usaha sehingga dapat menghemat pengeluaran untuk karyawan.

Lalu, bagaimana caranya untuk mewujudkan tempat usaha di rumah? Caranya adalah memperbaiki, mengembangkan, atau merenovasi, misalnya merenovasi ruang tamu menjadi butik, merenovasi garasi menjadi wartel, merenovasi ruang tidur menjadi ruang praktik dokter, atau membangun baru jika ada lahan sisa di rumah. Jadi, yang dimaksud dengan renovasi di sini adalah mengubah ruang, baik secara struktur atau arsitektur, untuk dijadikan tempat usaha dan masih menjadi bagian rumah tinggal.

Persiapan Renovasi 
Ketika memutuskan untuk membuka usaha di rumah tentu telah diketahui jenis usaha yang akan dilakukan, bisa berkaitan dengan usaha perdagangan atau jasa. Dengan ditentukannya jenis usaha yang dilakukan maka proses renovasi akan lebih mudah dilakukan. Misalnya, usaha butik diperlukan ruang yang dapat memajang berbagai macam pakaian, sepatu, aksesoris, dan ruang pas. Sementara usaha dokter diperlukan ruang tunggu, ruang dokter, dan ruang resep. 

Selanjutnya adalah menentukan ruang yang akan direnovasi menjadi tempat usaha dan ruang pengganti fungsi sebelumnya. Agar pelaksanaan renovasi sesuai dengan biaya, hemat, dan cepat maka perlu beberapa strategi di antaranya sebagai berikut. 
• Hitung kemampuan keuangan dan tentukan anggaran biaya renovasi dengan penentuan kebutuhan renovasi sesuai prioritas. 
• Tentukan skala renovasi yang akan dilakukan, yaitu bertahap atau sekaligus. 
• Rancang jadwal pelaksanaan pekerjaan untuk mengantisipasi terhambatnya proses renovasi. 
• Lakukan proses pembangunan pada waktu yang tepat sehingga pemilik rumah dapat mengontrol, terkecuali jika pembangunan diserahkan kepada kontraktor. 
• Rencanakan renovasi pada saat kondisi cuaca tidak hujan terutama jika renovasi dilakukan untuk meningkat rumah. 
• Tentukan bahan atau material yang diperlukan, yaitu KW 1, KW 2, atau KW 3. 
• Tentukan sistem kerja tenaga pelaksana pekerjaan, yaitu dikerjakan oleh tukang dengan upah harian, sistem kontrak tenaga kerja borongan, atau sistem kerja dengan pembayaran sekaligus termasuk bahan dan upah tenaga kerja. 


________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Thursday, November 24, 2011

[desain gratis] Memperbaiki desain rumah yang sudah terbangun





astudioarchitect.com Bapak Anas dari Jakarta mengirimkan pertanyaan tentang rumah yang sudah terbangun, namun terlihat kurang estetis karena mengandalkan jasa kontraktor saja. Beliau meminta bantuan desain tampilan. Berikut ini email pertanyaan:

Dear Bapak Probo Hindarto,
Saya baru saja selesai membuat rumah tinggal, dilahan 11 x 22 meter di Jakarta Timur.
Rumah tersebut saya design sendiri tata ruang didalamnya, tetapi saya tidak mendesign tampak mukanya.
Setelah jadi (saudara saya pemborongnya) rumah tersebut tampak luar sangat mengecewakan.
Seperti dalam gambar, bahkan boleh dikatakan tidak berbentuk rumah, seperti ruko.
Istri saya ingin konsep rumah yang berlantai dua tetapi tidak Nampak dari depan, jadi voidnya saya buat di atas ruang tamu bagian depan, sehingga dinding depan jadi tinggi dan atapnya juga tinggi.
Mohon bantuan saran dan designnya apabila kita ingin membuat teras depan, agar tampak bagus. Dengan harapan point of view nya adalah teras tersebut dan atapnya dapat terkamuflase.

Terimakasih,
Anas Eko Setyo Nugroho,
Jakarta Timur


SEBELUM




Perkiraan tampilan baru:





Jawaban:

Dear Bapak Anas,
Terimakasih atas pertanyaan Bapak.

Untuk membuat tampilan baru dari rumah yang sudah dibangun tersebut, diperlukan suatu cara untuk membuat desain yang bisa menjadi pusat perhatian, karena saya lihat pada bangunan yang sudah ada, belum terdapat 'sesuatu' yang terlihat menarik. Sementara yang ada merupakan desain yang sangat fungsional namun belum terlalu memperhatikan tentang estetika. Desain yang baru saya buat memiliki portal untuk teras sehingga bisa menjadi semacam pusat perhatian saat berada didepan bangunan tersebut.

Untuk pagar juga saya desain dengan bentuk baru yang saya contohkan pada gambar desain baru, dengan harapan bisa menjadi penunjang untuk tampilan keseluruhan dan tidak terlihat berdiri sendiri seperti saat ini. Sepertinya memang untuk mencapai keharmonisan, desain pagar tersebut perlu dirubah.

Untuk struktur dan bangunan yang sudah ada, tidak perlu dirubah sama sekali, hanya membuat tambahan saja agar terlihat lebih estetis. Demikian jawaban saya, semoga desain ini bisa menjadi inspirasi untuk proses renovasi rumah Bapak.

Demikian, terimakasih.
Salam
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Tuesday, November 22, 2011

Make Over Ruang Tamu [buku]

astudioarchitect.com [pustaka interior] Merencanakan ruang tamu mungkin merupakan bagian kecil dari berumah-tinggal, namun kadangkala ruang yang biasanya terletak didepan ini memang menjadi pertimbangan khusus agar tampil menarik, membuat betah dalam rangka menjamu tamu. Tidak ada salahnya bagi kita untuk menengok buku yang ditulis oleh Randy Permata Dahlan dan Yogie Candra Bhumi ini, yang bisa memberi inspirasi pada kita tentang bagaimana menata ruang tamu. Ruang tamu memiliki banyak elemen yang terutama untuk mencapai tujuan agar ruang tersebut nyaman. 



Kutipan: Rumah yang baik akan memiliki elemen yang sesuai dengan kebutuhan dan perilaku penghuninya. Pada kondisi ideal, sebuah tumah akan memikirkan elemen ruang yang terdiri atas kamar tidur, ruang tamu, ruang keluarga atau dikenal sebagai ruang tengah, kamar mandi, ruang kerja, dapur, gudang, dan garasi. Masing-masing elemen tadi akhirnya menjadi penting akibat pengaruh budaya serta tata nilai yang berlaku di lingkungan masyarakat. Di samping itu, manusia sebagai makhluk sosial dan budaya pastilah memiliki kebutuhan untuk bersosialisasi, berbincang, serta menjalin hubungan dengan manusia lainnya. Berkenaan dengan hal tersebut. Kegiatan bertamu menjadi hal yang umurn dilakukan. Ruang tamu kemudian menjadi elemen rumah yang sangat penting untuk mewujudkan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial dan budaya.

Seberapa pentingkah arti dan fungsi sebuah ruang tamu? Sejak zaman dahulu, peran penting budaya bemosialisasi dan bertamu dalam kehidupan bermasyarakat telah ditunjukkan oleh berbagai arsitektur vernakular Indonesta. Sebagai contoh, dapat dilahat bagaimana rumah panggung adat Aceh yang menempatkan sebuah ruang khusus setelah tangga masuk rumah mereka untuk menerima tamu. Juga pembagian struktur pada rumah jaglo adat Jawa yang idealnya memiliki area pendapa atau pendopo di bagian depan rumah untuk menerima tamu dan aktivitas publik lainnya. Demikian halnya dengan tawalo pada rumah adat Nias Selatan yang juga berfungsi untuk menerima tamu. Sernua tipe rumah tersebut menunjukkan bahwa tamu memang amat penting dalam budaya masyarakat Indonesia.

________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Wednesday, November 9, 2011

[video presentasi] Rumah View Gunung


astudioarchitect.com Video ini adalah presentasi untuk desain sebuah rumah yang berada dikaki bukit di sebuah lokasi di Batu, Malang. Sebuah rumah yang didesain untuk memaksimalkan view ke arah belakang yaitu ke arah pemandangan gunung dengan membuka visual bagian belakang rumah. Desain sederhana dan menggunakan model bangunan yang tinggi dan ekspos material bangunan. Hal yang menarik dari desain ini antara lain ruang tamu yang berada dibelakang (lantai 2), pagar pergola tanaman, dsb.



 ________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Sunday, November 6, 2011

Mengenal jenis-jenis lampu (Pijar, Halogen, TL, LED)

astudioarchitect.com Penerangan dengan lampu disebut juga penerangan buatan, lampu menjadi elemen yang sangat vital untuk penerangan malam hari karena kemudahan memakai lampu dibandingkan sumber cahaya lain seperti cempluk (lampu minyak), obor, atau penerangan lain. Berbagai jenis lampu tersedia di pasaran dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Memilih jenis lampu hemat energi, misalnya, akan mempengaruhi keawetan (lama waktu kita memakai lampu tersebut) serta biaya listrik operasional yang dibutuhkannya. Apa saja jenis lampu dan kelebihan serta kekurangannya?

left picture: CC by Jinkazamah





DENGARKAN
Probo Hindarto membacakan artikel ini:



Lampu Pijar (biasa)
Jenis lampu yang dikembangkan Thomas Alfa Edison ini memakai filamen tungsten yaitu semacam kawat pijar didalam bola kaca yang diisi gas nitrogen, argon, kripton, hidrogen dan sebagainya. Lampu ini membutuhkan lebih banyak energi dibandingkan lampu TL untuk mendapatkan tingkat terang yang sama. Lampu pijar atau bohlam biasa ini hanya bertahan 1000 jam atau untuk rata-rata pemakaian 10 jam sehari semalam, hanya bertahan kira-kira 3 - 4 bulan, dan setelah itu kita harus membeli bohlam baru.


Banyak orang menyukai menggunakan lampu pijar karena warna yang ditimbulkannya. Warna kuning lampu pijar terasa hangat. Namun yang membeli lampu pijar karena harganya yang relatif murah juga tidak sedikit. Sebaiknya kita memperhatikan bahwa lampu pijar memang murah, namun hanya bertahan 3-4 bulanan saja.

Warna cahaya lampu pijar adalah kuning
derajat suhu warna 2'500 - 2'700 K (Kelvin)











Lampu TL (Fluorescent)
Jenis lampu ini juga dikenal dengan lampu neon. Dewasa ini lampu neon bentuknya macam-macam, ada yang bentuknya memanjang biasa, bentuk spiral atau tornado, dan ada juga yang bentuk memanjang vertikal dengan fitting (bentuk pemasangan ke kap lampu) yang mirip seperti lampu pijar biasa. Lampu TL lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar, karena lebih terang. Untuk lampu TL yang baik (merk bagus), bisa bertahan 15.000 jam atau setara dengan 10 tahun pemakaian, harganya juga sekitar 10x lampu pijar biasa. Sedangkan lampu TL yang berkualitas buruk mungkin bisa bertahan 4-6 bulan saja (dewasa ini banyak bermunculan merk lampu 'hemat energi' yang murah, namun kualitasnya rendah).


Lampu TL saat ini juga banyak memiliki varian dan bentuk seperti diatas dengan fitting ulir yang biasa dipakai untuk lampu bohlam biasa. 


Lampu TL yang banyak digunakan sejak dulu dengan fitting khusus untuk lampu TL yang panjang.

Dengan jumlah watt (energi listrik) yang lebih kecil, lampu TL atau neon lebih murah digunakan daripada membeli lampu pijar biasa, dan saat ini jenis lampu TL juga bervariasi baik bentuk, fitting pemasangan, serta warna cahayanya ada yang putih, kuning, dan warna lainnya. Dengan keseimbangan antara harga dan lama pemakaian, lampu TL banyak digunakan untuk penerangan toko, mall, serta tempat-tempat lain yang membutuhkan cahaya terang dan lebih hemat energi.

Warna cahaya lampu pijar adalah:
kuning (2'700 K - 3'000 K)
netral (3'500 K - 4'500 K)
putih (5'500 K - 6'500 K)

Lampu Halogen

lampu halogen biasanya memiliki reflektor (cermin dibelakangnya) untuk memperkuat cahaya yang keluar. Fittingnya biasanya khusus, namun saat ini ada pula yang dengan jenis fitting biasa.

Lampu jenis ini merupakan lampu spot yang baik. Lampu spot adalah lampu yang cahayanya mengarah ke satu area saja, misalnya lampu untuk menerangi benda seni secara terfokus. Lampu ini baik untuk digunakan sebagai penerangan taman untuk membuat kesan dramatis dari pencahayaan terpusat seperti menerangi patung, tanaman, kolam atau area lainnya. Jenis lampu ini sebenarnya merupakan lampu filamen yang sudah berhasil dikembangkan menjadi lebih terang, namun juga kebutuhan energi (watt) yang relatif sama.

Warna cahaya lampu halogen adalah:
halogen biasa: kuning 3'000 K
halogen high pressure: putih 6'000 K


Lampu LED
Lampu ini merupakan sirkuit semikonduktor yang memancarkan cahaya ketika dialiri listrik. Sifatnya berbeda dengan filamen yang harus dipijarkan (dibakar) atau lampu TL yang merupakan pijaran partikel. Lampu LED memancarkan cahaya lewat aliran listrik yang relatif tidak menghasilkan banyak panas. Karena itu lampu LED terasa dingin dipakai karena tidak menambah panas ruangan seperti lampu pijar. Lampu LED juga memiliki warna sinar yang beragam, yaitu putih, kuning, dan warna-warna lainnya.


Satu varian bentuk lampu LED, dimana bentuk lampu LED yang menggantikan bohlam bisa bermacam-macam. Yang pasti adalah lampu LED merupakan lampu berisi kumpulan LED kecil dengan warna putih atau kuning. 

Lampu LED merupakan lampu paling hemat energi diantara jenis lampu lainnya, meskipun harganya relatif mahal. Saat artikel ini dibuat, lampu LED 4 watt kualitas bagus yang setara dengan lampu pijar 25 watt, harganya masih sekitar Rp140an ribu. Meskipun demikian, lampu LED disarankan bagi Anda yang memperhatikan bahwa energi (watt) yang dipakai sangat kecil sehingga menggunakan lampu LED sama dengan menghemat listrik hingga 1/5 dari biasanya. Lampu LED juga bisa bertahan sangat lama hingga 20an tahun. Bila dibandingkan dengan menggunakan lampu pijar, maka dalam 20 tahun harus membeli  atau mengganti sekitar 60an lampu pijar. Dengan asumsi harga lampu pijar biasa adalah Rp6.000,-, maka biaya yang harus dikeluarkan dengan menggunakan lampu pijar biasa adalah Rp360.000,- tentunya lebih menarik untuk menggunakan lampu LED. Adapun saat ini, terdapat juga lampu LED sekitar 3 watt setara bohlam 20an watt 'made in China' yang murah meriah seharga sekitar Rp 30an ribu, namun jangka keawetannya belum dijamin dengan baik.

Warna cahaya lampu LED banyak meliputi semua warna, bisa merah, putih, hijau, biru, kuning, dan sebagainya.


Pertimbangan khusus dalam memilih lampu
Pertimbangan dalam memilih lampu yang sesuai ditentukan oleh hal-hal berikut:

1. Penggunaan lampu
Kita sebaiknya memperhatikan lampu dipakai untuk tujuan penerangan yang seperti apa, apakah lampu general (penerangan umum ruangan), penerangan setempat (misalnya lampu meja) atau lampu sorot (misalnya untuk menerangi lukisan). Jenis lampu halogen mungkin lebih sesuai sebagai lampu sorot dibandingkan lampu TL yang lebih sesuai untuk penerangan umum.
2. Fitting
Fitting merupakan cara memasang lampu berkaitan dengan tempat dudukan lampu. Lampu neon jaman dulu dikenal bentuknya panjang yang hingga sekarang masih digunakan. Bentuk fitting lampu neon yang khusus untuk lampu TL 10 watt, berbeda dengan lampu TL . Demikian juga fitting lampu halogen berbeda dengan lampu bohlam biasa, karena fitting lampu halogen biasanya terdapat colokan khusus. Dewasa ini fitting lampu banyak disesuaikan dengan fitting ulir yang biasa digunakan untuk lampu bohlam biasa. Termasuk lampu neon bisa dipasang selayaknya memasang bohlam karena memakai fitting ulir.
3. Warna cahaya
Apakah Anda lebih menyukai cahaya putih atau cahaya kuning? Dalam aspek efek cahaya, lampu putih terlihat lebih terang daripada lampu kuning, namun lampu kuning memberi efek hangat dan lebih romantis.



________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2011 astudio Indonesia.
All rights reserved.

Saturday, November 5, 2011

Ayada Maldives Tropical Resort with a Luxury Villa on the Maguhdhuvaa Island


This topic highlights a resort that has a charming natural scenery and very beautiful. The resort is called Ayada Maldives is located on the island Maguhdhuvaa. Enchantment of the nature around the resort is surrounded by views of the blue sea water and white sand beaches are very beautiful. With the design of a natural yet modern resort can provide comfort for guests staying at the resort. The resort has a total of 112 luxury villas, seven restaurants, bars and cafes. Villa accommodation arranged neatly with the feel of a roof made of dried palm leaf arrangement provides a natural tropical feel. Tropical plants also decorate around the resort, making the atmosphere cool in the eyes. Each villa inn has interior and modern facilities, and has a room which is located behind the privacy of each villa lodging that can be used as a special space to relax. In the private room there is a small swimming pool and lounge chairs with views directly jutting into the sea, so that when the time comes the dark can see the sunset from the villa. Well for those of you who want to relax and unwind routines of work, then starting on October 30, 2011 the resort is open to the public so you can make a vacation destination.