Tuesday, August 31, 2010

Lampu dan aplikasinya dalam desain interior / Interior lamps and their application

astudioarchitect.com Fungsi lampu selain sebagai penerang ruangan adalah juga sebagai elemen estetika karena bentuk lampu atau tiang penyangga lampu biasanya bisa diolah menjadi elemen estetika yang menarik. Fungsi lampu secara estetika; Lampu yang memiliki cahaya dari bohlam atau TL sebenarnya sudah menarik karena secara alami sudah memancarkan cahaya sehingga menarik perhatian. Nilai lebih dari lampu agar lebih dari sekedar tempat bohlam adalah wadah atau penyangganya yang dibuat estetis agar menunjang estetika keseluruhan ruangan. Estetika dari bentuk kap lampu misalnya, bisa ditunjang baik oleh bentuk maupun motif dari kap lampu tersebut. Dari sisi bentuk penyangga, cover atau kaki lampu, karena bisa dibuat dari kayu, besi, kaca, kertas dan material lain, maka keberadaannya bisa dibentuk sedemikian rupa sehingga menghasilkan lampu yang estetis. Perpaduannya dengan elemen lain dari ruangan menghasilkan kesan estetis yang lebih tinggi.

Desain interior ruang kerja dengan cahaya kuning yang hangat
AttributionNoncommercialNo Derivative Works Some rights reserved by jinkazamah on Flickr.


The function of lights in a room can be an aesthetic element because of the shape. It can usually be designed into an interesting aesthetic element. The lamp has a bulb or fluorescent light from which is actually interesting because it emits light that has been attracting attention. Values over a lamp to be more than just a place or container of light bulb which is made aesthetic to support the overall aesthetics of the room. Aesthetics shape of lampshade for example, can be supported both by the shapes and motifs of the lampshade. From the side of the buffer, the cover or the lamp leg, because it can be made from wood, metal, glass, paper and other materials, its presence can be established to produce an aesthetic shape of lights. The combination with other elements inside the room may produce a higher aesthetic impression.




Apa yang harus diperhatikan dalam memilih lampu pada ruangan?
Lampu itu sendiri bisa menjadi pusat perhatian karena cahayanya, bila cahayanya paling terang diantara lainnya maka lampu tersebut akan menjadi pusat perhatian, terutama bila diekspos dengan bentuk maupun letak yang mudah tertangkap oleh mata. Lampu juga bisa menjadi penunjang untuk obyek lain agar menjadi pusat perhatian, dalam hal ini pada lampu sorot, misalnya untuk menyorot benda seni agar terlihat lebih menonjol. Lampu bisa menjadi pusat perhatian bila bentuknya unik dan menarik, atau karena ukurannya (biasanya chandelier berukuran lebih besar dan lebih mewah daripada lampu lainnya), atau karena letak dan hubungannya dengan benda lainnya dalam sebuah ruangan, yaitu bila lampu diletakkan ditengah atau pada pusat sebuah ruangan, misalnya di tengah dinding, atau ditengah ruangan dengan digantung.

Terdapat jenis lampu putih yang biasanya menggunakan lampu TL. Efek apa yang ditimbulkan?
Jenis lampu putih mengandung banyak spektrum warna biru, yang menyebabkan warnanya lebih ‘dingin’ daripada warna yang keluar dari bohlam. Jadi ruangan tersebut bisa terasa lebih ‘dingin’ secara psikologis meskipun lebih terang. Luas ruangan tidak mempengaruhi jenis lampu, tetapi daya lampu yang digunakan biasanya tergantung dari luasan ruang agar cukup dan tidak terasa gelap.

Bagaimana lampu mempengaruhi dan dipengaruhi oleh desain ruangan?
Untuk desain kap lampu atau pegangan atau tiang penyangga lampunya bisa disesuaikan dengan gaya arsitektur yang digunakan. Bentuk boks atau kotak sederhana untuk lampu hias biasa digunakan untuk hunian gaya modern minimalis. Sedangkan gaya mediterania dan klasik sering menggunakan unsur dekorasi klasik pada elemen penunjang lampu tersebut. Demikian pula dengan ornamen bergaya etnik.

Apa jenis lampu dengan warna yang cocok?
Warna ruangan yang hangat seperti merah, orange, kuning, krem bisa terlihat lebih baik menggunakan lampu yang cahayanya cenderung kuning, karena warna dari dinding ruangan atau benda lainnya akan terlihat lebih menonjol. Demikian pula dengan warna putih, biru, atau hijau bisa menggunakan cahaya lampu putih agar warnanya lebih terlihat menonjol. Hal ini karena warna hangat seperti merah, orange, kuning dan krem akan berinteraksi dengan spektrum warna merah pada lampu kuning. Sedangkan warna dingin seperti hijau, biru, violet, putih dan abu abu akan berinteraksi dengan spektrum warna biru dari lampu putih.

What should be considered when selecting lights shape?
Lamp itself can be the center of attention because of its light, when the light is brightest among others, the lamp will become the center of attention, especially when exposed to the shape and location of the easily caught by the eye. Lighting can also be a support to other objects in order to become the center of attention, in this case in the spotlight, for example to highlight the artwork to make it look more prominent. Lamp could be the center of attention of its unique and interesting shape, or because of its size (usually larger-sized chandeliers is more luxurious than the other lights), or because the location and its relationship to other objects in a room, when the lamp is placed in the middle or at the center of a room, for example in the middle of the wall, or the middle of the room by hanging.

There are typically white light lamps. What effect can be posed?
White lights contain many kinds of white light blue color spectrum, which causes the color looks more 'cool' than the color that comes out of a bulb. So the room may seem 'cooler' even psychologically more brightly. The Size does not affect the type of lights the room, but lights power are used usually depends on the extent of space so it does not seem to be quite dark.

How light affects and is affected by interior design?
To design lampshade or the handle or light poles can be adjusted with the architectural style used. Form of a simple box or boxes used for decorative lighting for residential modern style. While the style of classic Mediterranean and often use elements can be well combined with classical decoration on the lamp supporting element. Similarly, with the ethnic-style ornaments.

What is the suitable lights?
The room a warm color like red, orange, yellow, beige can look better using the lights that light tends to yellow, because the color of the walls or other objects will appear more prominent. Similarly, with white, blue, or green may be using a white light so that colors look more prominent. This is because warm colors like red, orange, yellow and cream color spectrum will interact with the red on a yellow light. While cool colors like green, blue, violet, white and gray will interact with the blue color spectrum from white light.


Apakah lampu yang 'warm' atau hangat memiliki efek tertentu?
Lampu yang ‘warm’ biasa diasosiasikan dengan warna hangat yang keluar dari lampu yaitu spektrum merah, orange dan kuning. Bila dipertemukan dengan dinding berwarna hangat pula, akan memberikan nuansa psikologis berupa rasa hangat. Nuansa ini yang sering diasosiasikan dengan rasa nyaman dan tidak ‘dingin’.

Lantas bagaimana dengan jenis lampu putih? 
Lampu putih cenderung memiliki lebih banyak spektrum warna biru sehingga warna yang paling dipantulkan ke mata kita setelah terkena cahayanya adalah spektrum warna biru yang sering diasosiasikan dengan ‘dingin’ atau es. Warna ini adakalanya bagus untuk dinding dengan keinginan menampilkan warna dinginnya, misalnya dinding batu alam, dinding putih, abu-abu. Jenis lampu putih biasanya sesuai untuk penerangan general.

Tips mengolah dan menempatkan lampu yang benar dan tepat?
Lampu 'general' biasanya ditempatkan menjadi lampu general lighting untuk menerangi seluruh ruangan. Lampu ini biasanya berdaya kuat dan bisa menerangi seluruh ruangan dengan baik dan diletakkan ditengah. lampu spotlight biasanya ditempatkan di plafon sebagai penerangan tambahan atau primer dengan jumlah lebih dari satu dan memiliki cahaya yang diarahkan dan cenderung terpusat sehingga tepat untuk digunakan sebagai lampu penerangan untuk benda pajangan, lukisan, benda galeri dan sebagainya. Cahaya tak langsung biasanya diperoleh dari lampu yang disembunyikan, misalnya dalam plafon atau dinding dan cahaya yang dikeluarkan merupakan pantulan dari dinding atau plafon tersebut sehingga menimbulkan cahaya temaram. Biasanya digunakan untuk ruang kamar tidur dan lobi.

Is the 'warm' light having a certain effect?
A 'warm' light is associated with the warm colors of the spectrum out of light red, orange and yellow. When met with a warm colored wall, will give a warm feeling of psychological nuance. These nuances are often associated with feeling comfortable and not 'cold'.

Then about white light?
White lights tend to have more blue spectrum so that the color most reflected to our eyes after exposure to blue light spectrum that is often associated with 'cold' or ice. This color is sometimes good for the walls with cold desire, such as natural stone walls, white walls, gray. Type of white light is usually suitable for general lighting.

How to make the best of light?
General Lights is usually placed into the general lighting lamps to illuminate the whole room. This lamp is usually strong and powerful which can illuminate the whole room very well and was placed in the middle. Spotlight is usually placed in the ceiling as additional lighting with a total of more than one and have a light that is directed and tend to be centralized so that appropriate for use as lighting for objects like ornaments, paintings, objects, etc. Indirect light from the lamp is usually hidden, such as in ceilings or walls and issued a reflection of light from a wall or ceiling is giving rise to light. Usually used for bedroom and lobby space.
________________________________________________
by Probo Hindarto
© Copyright 2010 astudio Indonesia. All rights reserved.

No comments:

Post a Comment